Pelaku bisnis CPO gelar pertemuan di Jakarta
Jum'at, 09 November 2012 - 14:24 WIB
Pelaku bisnis CPO gelar pertemuan di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Para pelaku bisnis dan pemangku kepentingan, owner, CEO dan eksekutif serta pengambil kebijakan tingkat nasional maupun internasional akan membahas isu-isu strategis di seputar industri perkebunan kelapa sawit.
Mereka akan berkumpul di acara Indonesian Palm Oil Conference and 2013 Price Outlook Kedelapan yang akan berlangsung 29-30 November 2012 di Nusa Dua Bali.
IPOC and 2013 Price Outlook akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa serta dihadiri Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sebagai pembicara terkait dengan kebijakan perkelapasawitan sesuai dengan bidangnya masing-masing.
"Tema akan terfokus pada pembahasan mengenai isu demografi dalam kaitannya dengan pasokan dan permintaan minyak nabati, produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan, perdagangan kelapa sawit, tren pasar global, dan proyeksi harga minyak sawit," ujar Ketua Panitia Penyelenggara IPOC Mona Surya, di Kantor Pusat GAPKI, Jakarta, Jumat(9/11/2012).
Tema yang diangkat dari IPOC and 2013 Price Outlook adalah Palm Oil Sudtaining Growth, Expanding Trade. Tema tersebut diharapkan road map kelapa sawit 2020 sebesar 20 juta ton tercapai. "Road map kelapa sawit 2020 harus mencapai 40 juta ton, bagaimana kita bisa meyakinkan negara lain untuk mengangkat tema itu," terang Ketua Bidang Pemasaran Gapki, Susanto.
Diselenggarakannya IPOC kedelapan dianggap sebagai momen yang tepat dikala harga minyak kelapa sawit mengalami penurunan. "Kita menyelenggarakan bisnis sawit disaat harga sawit turun, sampai saat ini juga harganya terus turun, maka IPOC ini penting menyangkut sawit kita akan naik atau turun ke depannya," pungkas Joko.
Mereka akan berkumpul di acara Indonesian Palm Oil Conference and 2013 Price Outlook Kedelapan yang akan berlangsung 29-30 November 2012 di Nusa Dua Bali.
IPOC and 2013 Price Outlook akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa serta dihadiri Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sebagai pembicara terkait dengan kebijakan perkelapasawitan sesuai dengan bidangnya masing-masing.
"Tema akan terfokus pada pembahasan mengenai isu demografi dalam kaitannya dengan pasokan dan permintaan minyak nabati, produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan, perdagangan kelapa sawit, tren pasar global, dan proyeksi harga minyak sawit," ujar Ketua Panitia Penyelenggara IPOC Mona Surya, di Kantor Pusat GAPKI, Jakarta, Jumat(9/11/2012).
Tema yang diangkat dari IPOC and 2013 Price Outlook adalah Palm Oil Sudtaining Growth, Expanding Trade. Tema tersebut diharapkan road map kelapa sawit 2020 sebesar 20 juta ton tercapai. "Road map kelapa sawit 2020 harus mencapai 40 juta ton, bagaimana kita bisa meyakinkan negara lain untuk mengangkat tema itu," terang Ketua Bidang Pemasaran Gapki, Susanto.
Diselenggarakannya IPOC kedelapan dianggap sebagai momen yang tepat dikala harga minyak kelapa sawit mengalami penurunan. "Kita menyelenggarakan bisnis sawit disaat harga sawit turun, sampai saat ini juga harganya terus turun, maka IPOC ini penting menyangkut sawit kita akan naik atau turun ke depannya," pungkas Joko.
(gpr)
Lihat Juga :