Laporan keuangan emiten akan diwajibkan bahasa Inggris
Sabtu, 10 November 2012 - 11:26 WIB
Laporan keuangan emiten akan diwajibkan bahasa Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Guna terus memberi pelayanan prima kepada investor dan emiten anggota bursa, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan sistem XBRL (Extensible Business Reporting Language) pada laporan keuangan emiten.
Kepala Divisi Pengembangan Solusi Bisnis BEI, Yohanes Liauw menerangkan, sistem ini sedianya berfungsi menyamakan out put laporan keuangan.
Sehingga, laporan keuangan emiten yang disusun berbeda-beda antar setiap emimten, akan diolah oleh sistem tersebut sehingg menghasilkan out put laporan yang seragam dan sederhana yang memungkinkan laporan keuangan akan mudah dimengerti oleh investor baik domestik maupun global.
“Ibarat bahasa kalau sama-sama bahasa Indonesia maka kita mengerti. Pasalnya di beberapa negara, templetasi dalam penyusunan poin-poin dalam laporan keuangan berbeda-beda," ujarny dalam Workshop & Gathering Wartawan Pasar Modal 2012, di Denpasar, Jumat (9/11/2012).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Yol ini menjelaskan, dengan menggunakan template standar template khusus yang telah diakui dan dianjurkan Securities and Exchange Commission/SEC (lembaga pasar modal internasional) tersebut, maka semua pelaku pasar yang mengakses laporan keuangan bisa mengerti.
"XBRL sudah menjadi rekomendasi negara-negara yang tergabung dalam G-7," sambung dia.
XBRL sendiri kata Yol, juga akan bermanfaat bagi investor asing, bukan hanya investor dalam negeri saja. Pasalnya, dengan adanya XBRL, maka BEI juga akan menganut taksonomi standar.
"Sehingga akun aset yang tertulis di laporan keuangan emiten Indonesia akan sama dengan akun aset yang tercantum di negara lain," imbuh dia.
Kepala Divisi Pengembangan Solusi Bisnis BEI, Yohanes Liauw menerangkan, sistem ini sedianya berfungsi menyamakan out put laporan keuangan.
Sehingga, laporan keuangan emiten yang disusun berbeda-beda antar setiap emimten, akan diolah oleh sistem tersebut sehingg menghasilkan out put laporan yang seragam dan sederhana yang memungkinkan laporan keuangan akan mudah dimengerti oleh investor baik domestik maupun global.
“Ibarat bahasa kalau sama-sama bahasa Indonesia maka kita mengerti. Pasalnya di beberapa negara, templetasi dalam penyusunan poin-poin dalam laporan keuangan berbeda-beda," ujarny dalam Workshop & Gathering Wartawan Pasar Modal 2012, di Denpasar, Jumat (9/11/2012).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Yol ini menjelaskan, dengan menggunakan template standar template khusus yang telah diakui dan dianjurkan Securities and Exchange Commission/SEC (lembaga pasar modal internasional) tersebut, maka semua pelaku pasar yang mengakses laporan keuangan bisa mengerti.
"XBRL sudah menjadi rekomendasi negara-negara yang tergabung dalam G-7," sambung dia.
XBRL sendiri kata Yol, juga akan bermanfaat bagi investor asing, bukan hanya investor dalam negeri saja. Pasalnya, dengan adanya XBRL, maka BEI juga akan menganut taksonomi standar.
"Sehingga akun aset yang tertulis di laporan keuangan emiten Indonesia akan sama dengan akun aset yang tercantum di negara lain," imbuh dia.
(gpr)
Lihat Juga :