Dana pembangunan Teluk Bayur Rp1,6 T
Senin, 12 November 2012 - 09:42 WIB
Dana pembangunan Teluk Bayur Rp1,6 T
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah melalui program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) tengah menggenjot pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat (Sumbar). Proyek infrastruktur yang akan digarap, yakni optimalisasi pembangunan Teluk Bayur.
Dana untuk optimalisasi pembangunan Teluk Bayur dialokasikan sebesar Rp1,6 triliun, namun nilai tersebut diperkirakan akan bertambah seiring dilakukannya perluasan dan revitalisasi pembangunan teluk tersebut.
“Sumatera Barat dalam konteks MP3EI merupakan salah satu provinsi terpenting, makanya kita akan menjadikan pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan utama di Pantai Barat Sumatera yang menjadi gerbang menuju Samudera Hindia dan ke wilayah Barat,” kata Menteri Kordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa usai menghadiri Deklarasi Rajawali SAR di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (12/11/2012).
Diharapkan, dengan rampungnya pembangunan Teluk Bayar akan memberi imbas positif terhadap berkurangnya ongkos operasional. Selain itu, akan menjadi jalur logistik perdagangan atau pelabuhan utama dalam mendistribusikan barang-barang saat terjadi bencana di daerah Sumbar atau Sumatera.
Sementara pada tahun depan, pemerintah akan mengandeng BUMN untuk pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru. Ini guna meningkatkan konektivitas dan menekan beban operasional logistik di Sumbar.
Adapun, nilai pembangunan jalan tol akan diumumkan lebih lanjut. "Jalan tol Padang-Pekanbaru ini akan dijadikan salah satu bagian dari MP3EI yang terkoneksi dengan jalan tol Trans Sumatera," kata Hatta.
Dana untuk optimalisasi pembangunan Teluk Bayur dialokasikan sebesar Rp1,6 triliun, namun nilai tersebut diperkirakan akan bertambah seiring dilakukannya perluasan dan revitalisasi pembangunan teluk tersebut.
“Sumatera Barat dalam konteks MP3EI merupakan salah satu provinsi terpenting, makanya kita akan menjadikan pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan utama di Pantai Barat Sumatera yang menjadi gerbang menuju Samudera Hindia dan ke wilayah Barat,” kata Menteri Kordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa usai menghadiri Deklarasi Rajawali SAR di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (12/11/2012).
Diharapkan, dengan rampungnya pembangunan Teluk Bayar akan memberi imbas positif terhadap berkurangnya ongkos operasional. Selain itu, akan menjadi jalur logistik perdagangan atau pelabuhan utama dalam mendistribusikan barang-barang saat terjadi bencana di daerah Sumbar atau Sumatera.
Sementara pada tahun depan, pemerintah akan mengandeng BUMN untuk pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru. Ini guna meningkatkan konektivitas dan menekan beban operasional logistik di Sumbar.
Adapun, nilai pembangunan jalan tol akan diumumkan lebih lanjut. "Jalan tol Padang-Pekanbaru ini akan dijadikan salah satu bagian dari MP3EI yang terkoneksi dengan jalan tol Trans Sumatera," kata Hatta.
(rna)
Lihat Juga :