2013, ASSA patok pendapatan Rp1 T
Senin, 12 November 2012 - 13:20 WIB
2013, ASSA patok pendapatan Rp1 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menargetkan pendapatan usaha meningkat hingga mencapai Rp1 triliun pada 2013 mendatang. Diharapkan sebagian besar kontribusi pendapatan berasal dari rental kendaraan korporasi.
Demikian seperti dutarakan Direktur Utama PT Adi Sarana Armada Tbk, Prodjo Sunarjanto saat ditemui wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (12/11/2012).
Prodjo sendiri memproyeksi, peningkatan pendapatan yang dikontribusi dari rental korporasi mencapai angka 70 persen. Sementara sisanya diperoleh dari pendapatan lain dan rental mobil non korporasi masing-masing sebesar 19 persen dan 11 persen.
"Dari target pendapatan tahun depan, sebanyak 70 persennya berasal dari pendapatan rental kendaraan korporasi dan sisa pendapatan lain sebesar 11 persen didapat dari logistik dan sisanya rental mobil biasa," kata dia.
Sementara, diakui Prodjo, saat ini jumlah pelanggan rental korporasi yang menggunakan jasa transportasi perseroan telah mencapai angka 600 pelanggan. "Rental kendaraan korporasi saat ini hampir 600 pelanggan korporasi telah menjalin kerja sama dengan ASSA," sambung dia.
Seperti diketahui, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham emiten transportasi dan logistik ini dibuka Rp435 atau naik 11,54 persen dari harga yang ditawarkan pada posisi Rp390.
Prodjo optimistis, emiten ini mampu menarik minat para investor, mengingat kebutuhan akan kendaraan operasional korporasi di masa-masa mendatang masih terbuka.
Demikian seperti dutarakan Direktur Utama PT Adi Sarana Armada Tbk, Prodjo Sunarjanto saat ditemui wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (12/11/2012).
Prodjo sendiri memproyeksi, peningkatan pendapatan yang dikontribusi dari rental korporasi mencapai angka 70 persen. Sementara sisanya diperoleh dari pendapatan lain dan rental mobil non korporasi masing-masing sebesar 19 persen dan 11 persen.
"Dari target pendapatan tahun depan, sebanyak 70 persennya berasal dari pendapatan rental kendaraan korporasi dan sisa pendapatan lain sebesar 11 persen didapat dari logistik dan sisanya rental mobil biasa," kata dia.
Sementara, diakui Prodjo, saat ini jumlah pelanggan rental korporasi yang menggunakan jasa transportasi perseroan telah mencapai angka 600 pelanggan. "Rental kendaraan korporasi saat ini hampir 600 pelanggan korporasi telah menjalin kerja sama dengan ASSA," sambung dia.
Seperti diketahui, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham emiten transportasi dan logistik ini dibuka Rp435 atau naik 11,54 persen dari harga yang ditawarkan pada posisi Rp390.
Prodjo optimistis, emiten ini mampu menarik minat para investor, mengingat kebutuhan akan kendaraan operasional korporasi di masa-masa mendatang masih terbuka.
(gpr)
Lihat Juga :