Pemerintah janji tertibkan demo anarkis buruh
Senin, 12 November 2012 - 18:43 WIB
Pemerintah janji tertibkan demo anarkis buruh
A
A
A
Sindonews.com - Untuk meredam ancaman lock out (penghentian operasi) para pengusaha, pemerintah berjanji akan segera menertibkan aksi demo anarkis kelompok-kelompok buruh yang meresahkan pengusaha.
"Pak Kapolri tadi mengatakan, kita menjamin keamanan. Demonstrasi itu hal yang dibenarkan di negara manapun. Upaya-upaya serikat pekerja untuk mengupayakan hak pekerja itu dibernarkan. Yang tidak dibenarkan itu sweeping, pengrusakan dan kekerasaan. Dan ini harus ditertibkan," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Seperti diketahui, aksi mogok kerja disertai sweeping pabrik yang marak akhir-akhir ini dan ketimpangan peraturan mengenai ketenagakerjaan membuat resah dunia usaha di Indonesia.
Menghadapi kondisi ini, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berencana akan melakukan lock out bila pemerintah tidak segera memberikan perlindungan dan jaminan hukum.
"Kami meminta kepastian hukum dari pemerintah, kalau tidak kami akan lock out seperti yang telah kami sampaikan pada Pak Presiden," kata Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi beberapa waktu lalu.
"Pak Kapolri tadi mengatakan, kita menjamin keamanan. Demonstrasi itu hal yang dibenarkan di negara manapun. Upaya-upaya serikat pekerja untuk mengupayakan hak pekerja itu dibernarkan. Yang tidak dibenarkan itu sweeping, pengrusakan dan kekerasaan. Dan ini harus ditertibkan," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Seperti diketahui, aksi mogok kerja disertai sweeping pabrik yang marak akhir-akhir ini dan ketimpangan peraturan mengenai ketenagakerjaan membuat resah dunia usaha di Indonesia.
Menghadapi kondisi ini, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berencana akan melakukan lock out bila pemerintah tidak segera memberikan perlindungan dan jaminan hukum.
"Kami meminta kepastian hukum dari pemerintah, kalau tidak kami akan lock out seperti yang telah kami sampaikan pada Pak Presiden," kata Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi beberapa waktu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :