Perusahaan UKM sulit ikuti upah minimum

Senin, 12 November 2012 - 14:31 WIB
Perusahaan UKM sulit...
Perusahaan UKM sulit ikuti upah minimum
A A A
Sindonews.com - Perusahaan-perusahaan yang memiliki level multinasional diklaim telah menetapkan upah sesuai dengan standar yang berlaku. Namun beberapa perusahaan kecil dan menengah nampaknya kesulitan untuk menetapkan upah minimun.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, mengatakan yang menjadi persoalan para buruh saat ini adalah bagi perusahaan kecil dan menengah yang kesulitan menerapkan upah minimum.

"Yang jadi persoalan memang perusahaan kecil dan menengah yang mungkin upahnya, masih di bawah upah minimum. Ya mungkin mereka harus minta ke Kemenakrestrans untuk dirumbuk," jelas dia di kantornya, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Chatib menambahkan, jika sudah negosiasikan, pegawai yang sudah mendapatkan upah di atas upah minimum harus dapat menerima, dan tidak meminta tambahan. "Yang bawah bisa minta rumbukan ke Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar. Pasti ada aturan di tenaga kerja," tambah dia.

Di sisi lain, dia mengungkapkan perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar dalam BKPM dinilai sudah menerapkan di atas upah minimum saat ini. Hal ini karena perusahaan-perusahaan tersebut bertaraf multinasional.

"Untuk soal upah minimum, buruh minta haknya sesuatu yang sangat wajar, buruh berhak untuk itu. Perushaan-perusahaan di BKPM itu multinasional, jadi dari segi BKPM banyak dari upah ini yang sudah diatas upah minimum," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved