DPR anggap Dahlan sepelekan kerugian PLN
Selasa, 13 November 2012 - 11:55 WIB
DPR anggap Dahlan sepelekan kerugian PLN
A
A
A
Sindonews.com - DPR menilai Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak serius mempelajari pangkal penyebab inefisiensi PLN hingga merugi Rp37 triliun.
Pasalnya, laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh mantan Dirut PLN tersebut terkesan asal-asalan dan menyederhanakan masalah. Dalam laporan yang disampaikannya, Dahlan menyebut BPK hanya memberikan satu rekomendasi untuk PLN. Padahal, ada 52 rekomendasi untuk PLN.
"Pak Dahlan tidak menganggap serius masalah ini. Rekomendasi PLN tidak hanya satu, tapi ada 52 rekomendasi," ujar Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR lainnya, Ahmad Rialdi mengemukakan pendapatnya bahwa kerugian PLN tidak hanya disebabkan oleh kekurangan pasokan gas dari BP Migas. Kurang cermatnya kebijakan yang dibuat Dahlan semasa memimpin PLN, menurut Ahmad, juga turut berperan merugikan PLN.
"Di kesimpulan Pak Dahlan permasalahannya cuma gas, persoalannya tidak sesederhana itu," simpulnya.
Seperti diketahui, hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri ESDM Jero Wacik akhirnya memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI pagi ini terkait pembahasan kerugian PLN sebesar Rp37 triliun.
Pasalnya, laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh mantan Dirut PLN tersebut terkesan asal-asalan dan menyederhanakan masalah. Dalam laporan yang disampaikannya, Dahlan menyebut BPK hanya memberikan satu rekomendasi untuk PLN. Padahal, ada 52 rekomendasi untuk PLN.
"Pak Dahlan tidak menganggap serius masalah ini. Rekomendasi PLN tidak hanya satu, tapi ada 52 rekomendasi," ujar Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR lainnya, Ahmad Rialdi mengemukakan pendapatnya bahwa kerugian PLN tidak hanya disebabkan oleh kekurangan pasokan gas dari BP Migas. Kurang cermatnya kebijakan yang dibuat Dahlan semasa memimpin PLN, menurut Ahmad, juga turut berperan merugikan PLN.
"Di kesimpulan Pak Dahlan permasalahannya cuma gas, persoalannya tidak sesederhana itu," simpulnya.
Seperti diketahui, hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri ESDM Jero Wacik akhirnya memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI pagi ini terkait pembahasan kerugian PLN sebesar Rp37 triliun.
(gpr)
Lihat Juga :