Dahlan tidak serius, DPR kembali tunda RDP

Selasa, 13 November 2012 - 15:59 WIB
Dahlan tidak serius,...
Dahlan tidak serius, DPR kembali tunda RDP
A A A
Sindonews.com - Komisi VII DPR memutuskan untuk menunda penyelesaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai inefisiensi PLN hingga usainya masa reses. Pasalnya, DPR menilai Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak serius mempersiapkan pertanggungjawabannya terkait kerugian PLN sebesar Rp37 triliun yang terjadi ketika dia menjabat Direktur Utama PLN.

"Kesimpulan rapat kita hari ini, kita tunda. Dengan catatan, Pak Dahlan harus mempersiapkan based on laporan BPK," kata Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Effendi mengumumkan, RDP selanjutnya akan diadakan pada pekan depan. "Kita tunda sampai dengan masa sidang minggu depan," ujarnya.

Anggota DPR Fraksi Partai Golkar itu juga memperingatkan Dahlan agar tidak menyepelekan masalah inefisiensi PLN ini lagi pada RDP selanjutnya. "Tolong jangan main-main Pak. Terjadi kerugian negara Rp37 triliun," pungkasnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan hasil audit terhadap kinerja PLN periode 2009-2010. Dalam laporan BPK tersebut, disebutkan bahwa PLN mengalami kerugian hingga Rp37 triliun dalam periode tersebut.

Terkait hal ini, Komisi VII DPR memanggil Dahlan Iskan untuk hadir dalam RDP guna membahas laporan BPK itu. Dalam RDP ini, DPR meminta penjelasan dari mantan Dirut PLN yang kini menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembubaran Lembaga,...
Pembubaran Lembaga, Anggota DPR Duga Karena Inefisiensi Anggaran Negara
Inefisiensi dan Buruknya...
Inefisiensi dan Buruknya Birokrasi Perparah Dampak Banjir di China
Ambisi Global Militer...
Ambisi Global Militer China Dihantui Skandal Korupsi dan Inefisiensi Sistemik
Jadi Mesin Investasi...
Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN
Soroti Inefisiensi Anggaran...
Soroti Inefisiensi Anggaran Daerah, Tito: Dana Rp5 Miliar Perjalanan Dinas Rp10 Miliar
PLN Sabet Tiga Penghargaan...
PLN Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus dalam Ajang Indonesia Awards 2023
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
7 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
18 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
45 menit yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved