2013, Trikomsel buka 150 gerai baru
Jum'at, 16 November 2012 - 12:59 WIB
2013, Trikomsel buka 150 gerai baru
A
A
A
Sindonews.com - Emiten distributor dan peritel handset, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) menargetkan pembukaan gerai sebanyak 100-150 pada tahun 2013. Pembukaan gerai ini melalui dua unit usahanya, yaitu Okeshop dan GlobalShop.
"Tahun depan ada 100-150 targetnya buka gerai Trikomsel. Pertumbuhan secara total baik OkeShop bareng GlobalShop juga," ujar Direktur Trikomsel, Evy Soenardjo di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (16/11/2012).
Saat ini, Trikomsel lanjutnya sudah memiliki 1.100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Saat ini sudah ada 1.000-1.100 dari dua ini (OkeShop dan GlobalShop)," jelasnya.
Dia mengaku, pada tahun depan akan mencoba untuk melakukan ekspansi ke kawasan Asia Tenggara. Meski masih dalam kajian terkait rencana tersebut, namun perseroan akan berupaya untuk merealisasikannya.
Kendati memiliki rencana tersebut, Evy menegaskan, pasar domestik tetap menjadi pasar potensial perseroan. "Kalaupun jadi keluar, ya Indonesia tetap akan menjadi pasar utama penjualan," tuturnya.
Disingung mengenai nilai investasi untuk pembukaan gerai tersebut, menurutnya, tergantung jenis mal dan daerah. Namun, secara rata-rata investasi untuk pembukaan satu gerai, biasanya dibutuhkan dana sekitar Rp500 juta. Angka tersebut bisa melonjak menjadi Rp1 miliar, jika berada pada lokasi sangat strategis dan prestisius.
"Investasi tergantung jenis mal dan daerah. Sekitar Rp500 juta, itu renovasi dan pembukaan toko. Tapi itu tergantung mal," jelasnya. Sedangkan untuk pihak principal, dia menyatakan akan memberikan dukungan tergantung dari posisi gerai itu sendiri.
"Tahun depan ada 100-150 targetnya buka gerai Trikomsel. Pertumbuhan secara total baik OkeShop bareng GlobalShop juga," ujar Direktur Trikomsel, Evy Soenardjo di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (16/11/2012).
Saat ini, Trikomsel lanjutnya sudah memiliki 1.100 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Saat ini sudah ada 1.000-1.100 dari dua ini (OkeShop dan GlobalShop)," jelasnya.
Dia mengaku, pada tahun depan akan mencoba untuk melakukan ekspansi ke kawasan Asia Tenggara. Meski masih dalam kajian terkait rencana tersebut, namun perseroan akan berupaya untuk merealisasikannya.
Kendati memiliki rencana tersebut, Evy menegaskan, pasar domestik tetap menjadi pasar potensial perseroan. "Kalaupun jadi keluar, ya Indonesia tetap akan menjadi pasar utama penjualan," tuturnya.
Disingung mengenai nilai investasi untuk pembukaan gerai tersebut, menurutnya, tergantung jenis mal dan daerah. Namun, secara rata-rata investasi untuk pembukaan satu gerai, biasanya dibutuhkan dana sekitar Rp500 juta. Angka tersebut bisa melonjak menjadi Rp1 miliar, jika berada pada lokasi sangat strategis dan prestisius.
"Investasi tergantung jenis mal dan daerah. Sekitar Rp500 juta, itu renovasi dan pembukaan toko. Tapi itu tergantung mal," jelasnya. Sedangkan untuk pihak principal, dia menyatakan akan memberikan dukungan tergantung dari posisi gerai itu sendiri.
(rna)
Lihat Juga :