2013, anggaran infrastruktur topang prospek emiten konstruksi

Minggu, 18 November 2012 - 17:29 WIB
2013, anggaran infrastruktur...
2013, anggaran infrastruktur topang prospek emiten konstruksi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menetapkan anggaran sebesar Rp213 trilun untuk pembangunan infrastruktur pada Undang-undang APBN 2013. Anggaran infrastruktur yang lebih besar dari tahun ini tersebut, diperkirakan akan memiliki pengaruh yang dominan terhadap prospek emiten konstruksi.

"Pengeluaran infrastruktur yang naik lebih dari 20 persen di tahun 2013 menjadi Rp213 triliun," ujar Analis Infovesta Praska Putrantyo kepada Sindonews.com, Minggu (18/11/2012).

Pengaruh lainnya, lanjut Praska juga datang dari sektor investasi langsung yang berkontribusi lebih dari 30 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Aliran dana investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) yang diperkirakan terus meningkat seiring prospek ekonomi Indonesia yang cukup cerah dalam jangka panjang," tambahnya.

Selain itu, menurutnya, adanya dukungan dari pengesahan UU Pengadaan Lahan dan Pembebasan Lahan untuk Kepentingan Umum di tahun 2012. Inipun mendorong proyek infrastruktur yang masuk dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Namun, dia menambahkan jika dibandingkan dengan negara lain seperti India, Indonesia masih terendah dalam pengeluaran anggaran infrastruktur.

Sementara, prospek emiten konstruksi pada akhir tahun ini diprediksi masih akan positif ditopang dari realisasi proyek infrastruktur dari pemerintah yang masuk dalam program MP3EI. Hal ini dapat menopang pertumbuhan nilai kontrak bagi emiten konstruksi.

"ini berpeluang menopang pertumbuhan nilai kontrak (order book) dari emiten-emiten kontruksi sekaligus menjadi katalis positif," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PTPP Raih Kontrak Baru...
PTPP Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun, Ini Rinciannya
Pendapatan Melandai,...
Pendapatan Melandai, Adhi Karya Cetak Laba Rp6,7 Miliar di Kuartal I
Sepanjang 2021, Djasa...
Sepanjang 2021, Djasa Ubersakti Bukukan Pendapatan Rp244 Miliar
Saham Emiten BUMN Konstruksi...
Saham Emiten BUMN Konstruksi Cukup Atraktif di Tengah Pandemi
Waskita Karya Rugi Rp46...
Waskita Karya Rugi Rp46 Miliar di Kuartal I/2021
Gelontorkan Rp416 Miliar,...
Gelontorkan Rp416 Miliar, BEBS Bakal Terus Ngecor
Berita Terkini
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
17 menit yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
4 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
4 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
5 jam yang lalu
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Anggaran yang...
Daftar Anggaran yang Dipangkas Prabowo, Tak Sentuh Bansos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved