BRI Agro bidik laba akhir tahun Rp50,58 M
Senin, 19 November 2012 - 12:33 WIB
BRI Agro bidik laba akhir tahun Rp50,58 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) menargetkan bisa membukukan laba sebesar Rp50,58 miliar pada akhir tahun ini. Padahal, laba yang dicatat perseroan hingga 30 September 2012 baru mencapai Rp22,254 miliar atau kurang dari 50 persen dari target laba akhir tahun.
Direktur Utama BRI AGRO, Heru Sukanto mengaku, pihaknya tengah menargetkan laba perseroan sebesar Rp50,58 miliar hingga akhir tahun 2012. "Kami targetkan laba Rp50,58 miliar sampai akhir tahun," terang Heru dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, senin (19/11/2012).
Dia mengaku optimistis dapat mencapai target akhir tahun tersebut, kendati hingga kuartal III 2012 perseroan baru mencatat laba kurang dari 50 persen dari target yang dipatok atau baru sebesar Rp 22,254 miliar.
Menurut Heru, angka Rp22,254 miliar tersebut masih perlu penyesuaian dalam laporannya. Dia menegaskan, setelah disesuaikan, maka laba per september 2012 tersebut diproyeksikan dapat menyentuh angka Rp30,33 milar, sehingga dimungkinkan dapat mendorong terpenuhinya target laba akhir tahun.
"Sebenarnya kami dalam posisi restrukturisasi. CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) masih belum disesuaikan. Misalnya, ada perbaikan dari macet (laporan kredit macet) yang tadinya Rp56 miliar sudah turun menjadi Rp20 miliar. Akan ada proses pembalikan dari CKPN sesuai ketentuan BI. Laba setelah CKPN itu Rp30,33 miliar," tandas dia.
BRI AGRO sendiri merupakan bank hasil akuisisi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang sebelumnya bernama PT Bank Agroniaga (AGRO) yang telah berganti nama menjadi BRI Agro. BRI memiliki saham mayoritas atas AGRO sebesar 79,78 persen.
Direktur Utama BRI AGRO, Heru Sukanto mengaku, pihaknya tengah menargetkan laba perseroan sebesar Rp50,58 miliar hingga akhir tahun 2012. "Kami targetkan laba Rp50,58 miliar sampai akhir tahun," terang Heru dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, senin (19/11/2012).
Dia mengaku optimistis dapat mencapai target akhir tahun tersebut, kendati hingga kuartal III 2012 perseroan baru mencatat laba kurang dari 50 persen dari target yang dipatok atau baru sebesar Rp 22,254 miliar.
Menurut Heru, angka Rp22,254 miliar tersebut masih perlu penyesuaian dalam laporannya. Dia menegaskan, setelah disesuaikan, maka laba per september 2012 tersebut diproyeksikan dapat menyentuh angka Rp30,33 milar, sehingga dimungkinkan dapat mendorong terpenuhinya target laba akhir tahun.
"Sebenarnya kami dalam posisi restrukturisasi. CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) masih belum disesuaikan. Misalnya, ada perbaikan dari macet (laporan kredit macet) yang tadinya Rp56 miliar sudah turun menjadi Rp20 miliar. Akan ada proses pembalikan dari CKPN sesuai ketentuan BI. Laba setelah CKPN itu Rp30,33 miliar," tandas dia.
BRI AGRO sendiri merupakan bank hasil akuisisi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang sebelumnya bernama PT Bank Agroniaga (AGRO) yang telah berganti nama menjadi BRI Agro. BRI memiliki saham mayoritas atas AGRO sebesar 79,78 persen.
(rna)
Lihat Juga :