TIFA bukukan pendapatan kuartal III Rp130 M

Selasa, 20 November 2012 - 18:10 WIB
TIFA bukukan pendapatan...
TIFA bukukan pendapatan kuartal III Rp130 M
A A A
Sindonews.com - PT Tifa Finance Tbk (TIFA) berhasil membukukan pendapatan senilai Rp130,2 miliar pada kuartal III/2012, naik 19 persen dari periode sama di tahun lalu sebesar Rp108,9 miliar. Sedangkan laba kotor juga mengalami kenaikan sebanyak 21 persen menjadi 60,6 miliar, dan laba setelah pajak naik 24 persen menjadi Rp41 miliar pada kuartal III tahun ini.

Presiden Direktur TIFA Suwinto Johan mengatakan, perseroan pada akhir tahun ini menargetkan pendapatan senilai Rp173 miliar atau tumbuh 13 persen dari pendapatan tahun lalu Rp152,6 miliar.

Sedangkan laba setelah pajak pada kuartal IV/2012 diharapkan bisa naik 6 persen menjadi Rp41,5 miliar dari Rp32,3 miliar di tahun lalu. "Laba kotor ditargetkan bisa tumbuh 12 persen di akhir tahun menjadi Rp79,6 miliar," ujar Suwinto dalam laporan keterbukaan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (20/11/2012).

Dia mengatakan, perseroan akan melakukan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja di kuartal IV tahun ini, seperti melakukan realokasi portofolio pembiayaan. Saat ini, dalam portofolio sewa guna usaha (SGU) pada objek pembiayaan dikuasai oleh sektor alat berat sebesar 66,1 persen, dan yang kedua sektor mesin mencapai 16,9 persen, sedangkan sektor kendaraan hanya mencapai 9,4 persen.

"Kami akan melakukan realokasi bisnis pembiayaan karena beberapa hal," ujarnya.

Dia mengatakan, sepanjang tahun ini, perseroan cukup mendapat kendala akibat adanya krisis Eropa yang berdampak pada perekonomian di Asia dan Indonesia. Hal ini cukup membuat harga komoditas mengalami tren penurunan serta menyebabkan turunnya tren penjualan alat berat.

Saat ini, perseroan cukup bergantung pada produk SGU yang mencapai 90,5 persen, sedangkan aset IMBT mencapai 8,6 persen, dan pembiayaan konsumen hanya 0,8 persen. "Krisis Eropa membuat jasa keuangan kami juga mengalami perlambatan," ujar dia.

Pada kuartal III/2012, perseroan mencatatkan total pendanaan Rp711 miliar dari OCBC, Sinarmas, Mandiri, BRI Syariah, BCA Syariah, ICBC, MTN, serta tambahan USD6 juta dari Sinarmas.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dengan Senyuman, Dokter...
Dengan Senyuman, Dokter Tifa Hadapi Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Baru Dibuka, Saham TIFA...
Baru Dibuka, Saham TIFA Digembok Lagi
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
Dokter Tifa Luncurkan...
Dokter Tifa Luncurkan Buku Otak Politik Jokowi
Ekspresi Dokter Tifa...
Ekspresi Dokter Tifa Saat Tiba di PN Jakarta Timur, Jalani Sidang Perdana!
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
18 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
51 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved