APJB keluhkan hambatan nontarif di ASEAN
Rabu, 21 November 2012 - 11:39 WIB
APJB keluhkan hambatan nontarif di ASEAN
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJB) mengeluhkan banyaknya hambatan nontarif (non-tariff barrier) di negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN. Padahal, negara-negara tersebut telah menyepakati penghapusan hambatan nontarif secara bertahap menuju ASEAN-China Free Trade Area.
"Kelihatannya di negara-negara ASEAN, misalnya Malaysia, ini mencoba untuk tidak patuh," ujar Ketua Umum APJP Gunadi Sindhuwinata dalam acara Workshop Jalur Prioritas di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Gunadi menjelaskan, bea masuk untuk barang-barang impor di Indonesia masih tergolong tidak tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, Thailand dan Malaysia yang merupakan kompetitor kuat di wilayah ini mematok bea masuk yang jauh lebih tinggi daripada Indonesia.
"Tingkatan bea masuk kita kalau dibanding negara-negara ASEAN, kita tengah-tengah. Malaysia dan Thailand justru lebih tinggi. Thailand misalnya 10,8. Kita cuma 4,8," imbuhnya.
"Kelihatannya di negara-negara ASEAN, misalnya Malaysia, ini mencoba untuk tidak patuh," ujar Ketua Umum APJP Gunadi Sindhuwinata dalam acara Workshop Jalur Prioritas di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Gunadi menjelaskan, bea masuk untuk barang-barang impor di Indonesia masih tergolong tidak tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, Thailand dan Malaysia yang merupakan kompetitor kuat di wilayah ini mematok bea masuk yang jauh lebih tinggi daripada Indonesia.
"Tingkatan bea masuk kita kalau dibanding negara-negara ASEAN, kita tengah-tengah. Malaysia dan Thailand justru lebih tinggi. Thailand misalnya 10,8. Kita cuma 4,8," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :