Pemerintah akui pelayanan Kepabeanan masih kacau

Rabu, 21 November 2012 - 11:43 WIB
Pemerintah akui pelayanan...
Pemerintah akui pelayanan Kepabeanan masih kacau
A A A
Sindonews.com - Selama ini pelayanan Kepabeanan sering dikeluhkan oleh para pengusaha karena menghambat kelancaran perdagangan ekspor dan impor. Menanggapi keluhan-keluhan ini, pemerintah mengakui bahwa pelayanan Kepabeanan memang masih kacau.

"Apakah layanan Kepabeanan sudah tersinergi? Harus kita akui bahwa kita memang sedang menuju sinergi antara incoming dan outgoing," kata Dierktur Fasilitas Kepabeanan Heru Pambudi dalam acara Workshop Jalur Prioritas di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (21/11/2012).

Untuk meningkatkan sinergi dalam pelayanan kepabeanan ini, lanjut Heru, Kepabeanan mencanangkan program Authorized Economic Operator (AEO). "Bagaimana mensinergikannya? Salah satunya adalah Authorized Economic Operator," ujarnya.

Pada acara yang sama, Asosiasi Perusahaan Jalur Prioritas (APJP) menyampaikan keluhannya bahwa pembuatan dokumen ekspor-impor di Kepabeanan masih lamban sehingga mengurangi daya saing Indonesia dalam perekonomian global.

"Waktu yang dibutuhkan untuk persiapan dokumen 27 hari, sebagai perbadingan Singapura cuma 4 hari," kata Ketua Umum APJP Gunadi Sindhuwinata.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Prosedur dan...
Mengenal Prosedur dan Kepabean Ekspor
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
8 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
8 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
9 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
9 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
10 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
10 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved