Pengusaha diimbau jangan terus minta insentif

Kamis, 22 November 2012 - 09:42 WIB
Pengusaha diimbau jangan...
Pengusaha diimbau jangan terus minta insentif
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo meminta para pengusaha untuk tidak membebani negara dengan meminta kemudahan fiskal.

Pemerintah lebih memilih menggunakan dananya untuk perbaikan infrastruktur yang pada akhirnya juga akan mendukung dunia usaha.

“Saya ingin memberikan pesan bahwa kalau kita (pengusaha) mau melakukan kegiatan (investasi) di Indonesia, jangan terus hanya minta kemudahan fiskal. Karena, yang mesti kita upayakan adalah perbaikan seluruh sektor,” kata Agus di Jakarta kemarin.

Menkeu menegaskan, jika upaya pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur, perizinannya, transportasi dan lainnya berjalan lancar, tanpa insentif pun kegiatan usaha pasti akan berjalan lebih lancar.

Namun, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, pengusaha tetap memerlukan dukungan dari pemerintah.

Menurut dia, dukungan pemerintah tak harus selalu berupa kebijakan insentif, namun bisa berupa hal lain, seperti kebijakan yang mendukung industri. Dia mencontohkan kebijakan kenaikan harga energi yang justru memberatkan pengusaha.

“Saya kira, pemerintah juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau pengangguran banyak yang tidak terserap. Makanya, (pemerintah) perlu pengusaha,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Anshari Bukhari mengatakan, insentif hanya diberikan bagi industri manufaktur yang mampu mendukung dan menumbuhkan inovasi yang bernilai tambah bagi produk nasional.

“Hanya ada lima bidang industri yang dapat insentif fiskal. Semuanya sektor pendukung nilai tambah, salah satunya sektor industri permesinan,” kata dia.

Anshari menyebutkan, saat ini jumlah industri besar dan sedang yang ada di Indonesia lebih dari 24.200 unit usaha, sedangkan industri kecil sebanyak 3,8 juta unit usaha.

Dia menambahkan, saat ini 1.000 perusahaan industri manufaktur berskala besar maupun menengah punya potensi untuk berkembang dan bisa bersaing secara global.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
14 menit yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
25 menit yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
28 menit yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
2 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
3 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
4 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved