Pembatasan outsourcing ancam PHK besar-besaran

Kamis, 22 November 2012 - 11:43 WIB
Pembatasan outsourcing...
Pembatasan outsourcing ancam PHK besar-besaran
A A A
Sindonews.com - Dunia usaha Indonesia sedang berada dalam situasi gawat. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar bersikeras akan tetap mensahkan draft Peraturan Menakertrans (Permenakertrans) yang membatasi alih daya (outsourcing) hanya pada lima bidang.

Kelima bidang tersebut, yakni cleaning service, security, catering, transportasi, dan pertambangan.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperingatkan, pembatasan outsourcing ini akan membawa petaka bagi Indonesia. Pasalnya, usaha kecil dan menengah di Indonesia masih membutuhkan tenaga kerja outsourcing di luar kelima bidang yang disebutkan dalam draft Permenakertrans demi efisiensi.

Bila draft Permenakertrans itu disahkan, jutaan tenaga kerja outsourcing di luar kelima bidang yang diperbolehkan akan kehilangan mata pencaharian.

"Saya pikir ini akan terjadi, terutama retail. Mereka mau mengurangi jam kerja jadi satu shift saja, itu berapa orang yang di-PHK? Semua yang di-outsource itu otomatis dikeluarkan, dan itu ada jutaan," papar Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi usai menghadiri acara Talkshow Power Breakfast MNC Business di Menara MNC, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Disamping masalah pembatasan outsourcing, Sofjan juga mengatakan, kalangan pengusaha juga dipusingkan oleh kenaikan upah minimum mulai tahun depan. Banyak industri tekstil dan sepatu berencana melakukan relokasi ke luar negeri akibat hal ini. Padahal, kedua bidang industri tersebut memilki tenaga kerja hingga 3 juta orang.

"Terutama yang asing milih ke sana, yang sepatu, yang garmen. Tekstil sama sepatu itu 3 juta yang kerja," kata dia.

Bila pemerintah tidak segera memperbaiki keadaan ini, lanjut dia, para pengusaha akan menutup usahanya. "Kalau sekarang bukan lock out (mogok produksi) lagi, tapi tutup saja," pungkas Sofjan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
17 menit yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
1 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
10 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
11 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
11 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
11 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved