Tunas Inti tambah kontrak penjualan batu bara
Kamis, 22 November 2012 - 17:45 WIB
Tunas Inti tambah kontrak penjualan batu bara
A
A
A
Sindonews.com - PT Tunas Inti Abadi (TIA) mengamankan 3 juta metrik ton (MT) tambahan kontrak penjualan batu bara untuk lima tahun ke depan dengan AVRA Commodities Pte Ltd (Avra Commodities) menjadi 18 juta MT batu bara, yang terdiri dari batu bara TIA (TIA compliant coal) dan batu bara lain yang dijual melalui TIA (TIA traded coal).
Dalam penandatangan perjanjian beberapa waktu lalu, TIA menyepakati kontrak dengan Avra Commodities untuk penjualan 15 juta ton batu bara dengan kadar 4.100 kilo kalori (kkal) GAR atau 5.500 kkal ADB untuk lima tahun ke depan hingga 2017.
Melalui kontrak ini, Avra Commodities memperkuat kerja sama strategisnya untuk menjual dan memasarkan batu bara termal dari TIA. “Batu bara TIA banyak diminati oleh pasar-pasar di Asia seperti pembeli dari China, Thailand dan Taiwan. Bahkan kini peminatnya telah meluas hingga Filipina," jelas Presiden Direktur PT Avra Indonesia, Bob Kamandanu dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Kondisi yang baik tersebut, kata Bob, turut didukung kinerja optimal perseroan dalam menyediakan spesifikasi produk yang sesuai kebutuhan konsumen sekaligus konsisten menjaga pengiriman yang baik.
"Selain spesifikasi yang sesuai, bat ubara TIA memiliki standar kualitas yang terus terjaga. Hal ini juga didukung dengan konsistensi pengiriman yang baik dari perusahaan,” sambung dia.
Penambahaan kontrak penjualan dengan Avra Commodities ini, diakuinya sejalan dengan kontrak yang didapat oleh Avra Commodities untuk memenuhi suplai 1,5 juta ton per tahun ke Huadian Power International Corporation, sebuah perusahaan pembangkit listrik ketiga terbesar di China dan nomor tujuh terbesar di dunia.
Tia sendiri merupakan anak usaha PT Reswara Minergi Hartama (Reswara), yang merupakan subsidiari dari PT ABM Investama Tbk. (ABMM)
Dalam penandatangan perjanjian beberapa waktu lalu, TIA menyepakati kontrak dengan Avra Commodities untuk penjualan 15 juta ton batu bara dengan kadar 4.100 kilo kalori (kkal) GAR atau 5.500 kkal ADB untuk lima tahun ke depan hingga 2017.
Melalui kontrak ini, Avra Commodities memperkuat kerja sama strategisnya untuk menjual dan memasarkan batu bara termal dari TIA. “Batu bara TIA banyak diminati oleh pasar-pasar di Asia seperti pembeli dari China, Thailand dan Taiwan. Bahkan kini peminatnya telah meluas hingga Filipina," jelas Presiden Direktur PT Avra Indonesia, Bob Kamandanu dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Kondisi yang baik tersebut, kata Bob, turut didukung kinerja optimal perseroan dalam menyediakan spesifikasi produk yang sesuai kebutuhan konsumen sekaligus konsisten menjaga pengiriman yang baik.
"Selain spesifikasi yang sesuai, bat ubara TIA memiliki standar kualitas yang terus terjaga. Hal ini juga didukung dengan konsistensi pengiriman yang baik dari perusahaan,” sambung dia.
Penambahaan kontrak penjualan dengan Avra Commodities ini, diakuinya sejalan dengan kontrak yang didapat oleh Avra Commodities untuk memenuhi suplai 1,5 juta ton per tahun ke Huadian Power International Corporation, sebuah perusahaan pembangkit listrik ketiga terbesar di China dan nomor tujuh terbesar di dunia.
Tia sendiri merupakan anak usaha PT Reswara Minergi Hartama (Reswara), yang merupakan subsidiari dari PT ABM Investama Tbk. (ABMM)
(rna)
Lihat Juga :