Bursa genjot investor domestik

Kamis, 22 November 2012 - 18:21 WIB
Bursa genjot investor...
Bursa genjot investor domestik
A A A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) berupaya meningkatkan jumlah investor dari dalam negeri dengan mengadakan Investor Summit 2012 di Jakarta dan Surabaya. Acara yang diadakan untuk keenam kalinya ini berlangsung pada 28 November untuk Jakarta dan 5 Desember di Surabaya, selama satu hari di setiap lokasinya.

Direktur Pengembangan Bursa BEI Friderica Widyasari Dewi mengatakan, acara ini merupakan acara puncak dari rangkaian program edukasi dan sosialiasi pasar modal oleh BEI dan regulator pasar modal lainnya.

Acara tersebut nantinya akan menghadirkan 24 emiten pasar modal di Jakarta dan 12 emiten di Surabaya, sehingga para investor pemula dan lama bisa mempunyai pemahaman yang baik dalam berinvestasi.

Para emiten tersebut akan mengisi seminar dan presentasi, yang juga akan dihadiri pihak OJK dan SRO lainnya. "Para investor akan mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap mengenai perusahaan yang melantai di bursa," ujar Friderica yang akrab disapa Kiki ini dalam Talkshow di MNC Business, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Dia menjelaskan, saat ini baru terdapat 900 ribu total investor lokal di pasar modal Indonesia, sedangkan asing masih menguasai 60 persen kepemilikan saham. Saat ini, Indonesia mempunyai potensi 130 juta kelas menengah yang bisa merasakan pertumbuhan perekonomian yang sedang pesat.

Hal ini bisa terlihat dari rekor indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mempunyai tren menguat. "Kami sudah mencatat 2000 peserta yang akan menghadiri acara ini nantinya," ujar Kiki.

Kiki juga mengatakan, jika masyarakat sudah mulai mempunyai kesadaran dalam berinvestasi di pasar modal dengan peningkatan aktivitas transaksi dari investor ritel. Hal ini disebabkan perkembangan fasilitas online trading, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi harian.

Selain itu, masyarakat juga semakin tertarik setelah MUI memberikan fatwa halal untuk berinvestasi di pasar modal. Bapepam-LK dan Dewan Syariah Nasional (DSN) sudah memberikan standarisasi syariah bagi saham yang diperdagangkan. "Sekarang sudah ada 286 saham berkategori syariah yang menarik bagi masyarakat kita," jelas Kiki.

Selain itu BEI juga akan meluncurkan program lainnya, yaitu Gemilang Investa Bursa yang merupakan terobosan baru dari BEI untuk memancing minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Di tahun depan, BEI akan melakukan pengembangan seperti peluncuran indeks infrastruktur yang saat ini masih dalam tahapan finalisasi untuk pihak perbankan dan perusahaan infrastruktur.

Keberadaan indeks ini akan diperlukan mengingat perkembangan infrastruktur akan semakin digiatkan dan membutuhkan investasi kedepannya. Selain itu dia juga menjanjikan akan meluncurkan perusahaan perlindungan investor (IPF) di akhir tahun ini dan akan beroperasi di awal tahun depan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
18 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
51 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
Investor AI Sebut Chat...
Investor AI Sebut Chat GPT-4 Lebih Berbahaya dari Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved