Jamsostek tingkatkan kesadaran K3
Jum'at, 23 November 2012 - 11:23 WIB
Jamsostek tingkatkan kesadaran K3
A
A
A
Sindonews.com - Kendati kesadaran akan pentingnya sistem menajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di kalangan pengusaha dan pekerja di Bekasi sudah tergolong tinggi, namun kejadian kecelakaan masih menunjukkan peningkatan. Untuk itu, upaya peningkatan pengetahuan tentang K3 harus terus disosialisasikan dari waktu ke waktu.
Salah satu upaya yang dilakukan, seperti yang tengah digalakkan PT Jamsostek (persero). Bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia, Jamsostek melalui dua kantor cabangnya sekaligus, yakni Bekasi dan Cikarang menggelar pelatihan K3 di Hotel Horison Bekasi, Kamis (22/11/2012).
"Ini baru termin pertama dan di hadiri 90 peserta perwakilan perusahaan. Kedepannya, kita akan buka terus sampai semua perusahaan ter-cover (mendapatkan manfaat tambahan pelatihan K3)," ujar Kepala bidang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek (persero) Cabang Bekasi, Morry Elka Morthy saat diwawancari Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Dia menjelaskan, kendati angka kesadaran K3 di perusahaan-perusahaan sudah cukup tinggi, namun ancaman kejadian kecelakaan agaknya masih perlu menjadi perhatian. Pasalnya, angka kejadian kecelakaan cenderung lebih banyak terjadi di jalan raya. Kondisi itu lah yang menjadi salah satu pendorong pihaknya menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelayanan PT Jamsostek (persero) Cabang Bekasi, Didi Sumardi menyebutkan, sepanjang tahun 2011 sebesar Rp 45 miliyar telah dibayarkan pihaknya untuk membayar klaim kecelakaan kerja termasuk kecelakaan yang terjadi di jalan raya.
Namun, angka tersebut kurang dari 40 persen dari total iuran jaminan keselamatan kerja yang dibayarkan peserta Jamsostek cabang Bekasi pada 2011. "Itu artinya, angka kesadaran K3 di perusahaan sudah bagus. Nah, tinggal bagaimana kesadaran saat di jalan ini juga ditingkatkan," simpulnya.
Salah satu upaya yang dilakukan, seperti yang tengah digalakkan PT Jamsostek (persero). Bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia, Jamsostek melalui dua kantor cabangnya sekaligus, yakni Bekasi dan Cikarang menggelar pelatihan K3 di Hotel Horison Bekasi, Kamis (22/11/2012).
"Ini baru termin pertama dan di hadiri 90 peserta perwakilan perusahaan. Kedepannya, kita akan buka terus sampai semua perusahaan ter-cover (mendapatkan manfaat tambahan pelatihan K3)," ujar Kepala bidang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) PT Jamsostek (persero) Cabang Bekasi, Morry Elka Morthy saat diwawancari Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Dia menjelaskan, kendati angka kesadaran K3 di perusahaan-perusahaan sudah cukup tinggi, namun ancaman kejadian kecelakaan agaknya masih perlu menjadi perhatian. Pasalnya, angka kejadian kecelakaan cenderung lebih banyak terjadi di jalan raya. Kondisi itu lah yang menjadi salah satu pendorong pihaknya menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelayanan PT Jamsostek (persero) Cabang Bekasi, Didi Sumardi menyebutkan, sepanjang tahun 2011 sebesar Rp 45 miliyar telah dibayarkan pihaknya untuk membayar klaim kecelakaan kerja termasuk kecelakaan yang terjadi di jalan raya.
Namun, angka tersebut kurang dari 40 persen dari total iuran jaminan keselamatan kerja yang dibayarkan peserta Jamsostek cabang Bekasi pada 2011. "Itu artinya, angka kesadaran K3 di perusahaan sudah bagus. Nah, tinggal bagaimana kesadaran saat di jalan ini juga ditingkatkan," simpulnya.
(rna)
Lihat Juga :