Soal UMP, pengusaha merasa dibohongi Jokowi

Jum'at, 23 November 2012 - 16:06 WIB
Soal UMP, pengusaha...
Soal UMP, pengusaha merasa dibohongi Jokowi
A A A
Sindonews.com - Perwakilan pengusaha dalam Dewan Pengupahan Daerah DKI Jakarta merasa dikecewakan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Pasalnya, mantan Walikota Solo yang akrab disapa Jokowi tersebut dianggap tidak menepati janjinya untuk mempertimbangkan aspirasi para pengusaha dalam penetapan Upah Minimum Propinsi (UMP).

"Pak Gubernur minta waktu untuk mempertimbangkan dengan bijaksana, eh trnyata dia malah menetapkan UMP Rp2,2 juta," ujar Anggota Dewan Pengupahan Daerah DKI Jakarta, Sarman Simanjorang di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/11/2012).

Sarman menuturkan, Jokowi mengundang para pengusaha untuk berdialog mengenai UMP 2013 pada hari Selasa (20/11/2012) lalu. Disana, pihaknya menyampaikan permintaan kepada Jokowi untuk mempertimbangkan berbagai hal dalam penetapan UMP DKI Jakarta, seperti kemungkinan melonjaknya UMP setelah 2013 dan dampak UMP DKI Jakarta terhadap daerah-daerah di sekitarnya.

"Tiga hari lalu kami dipanggil Pak Gubernur, saya minta pertimbangkan bagaimana nasib UMP 2014 dan seterusnya, kan tidak ada jaminan buruh tidak akan minta kenaikan lagi, tahun 2013 saja naik 44 persen. Kedua jangan mau Jakarta jadi barometer UMP," tukas dia.

Selain itu, lanjut Sarman, para pengusaha di Jakarta berencana akan mengajukan penangguhan UMP karena mayoritas usaha kecil dan menengah tidak akan bisa bertahan bila diwajibkan membayar upah hingga Rp2,2 juta. Jika dipaksakan, mereka akan segera menutup usahanya.

"60 pengusaha dari KBN (Kawasan Berikat Nusantara) akan mengajukan penangguhan UMP kepada gubernur dan mengancam akan ada pengurangan tenaga kerja di KBN," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
22 menit yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
1 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
10 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
11 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
11 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
11 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved