2015, Sorong pusat pelabuhan Indonesia Timur
Sabtu, 24 November 2012 - 12:27 WIB
2015, Sorong pusat pelabuhan Indonesia Timur
A
A
A
Sindonews.com - Indonesian Port Corporation II (IPC II) atau lebih dikenal sebagai PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) mengemukakan bahwa saat ini perusahaan tersebut tengah mengembangkan Sorong untuk menjadi pusat pelabuhan di wilayah Indonesia Timur pada masa depan.
"Sorong is going to be the future port. Dia akan jadi pusat di Indonesia Timur," ujar CEO Pelindo II RJ Lino dalam acara Ikatan Alumni ITS pagi ini di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Lino memaparkan, Pelindo II akan membangun jalur perhubungan antar pelabuhan di seluruh Indonesia yang dimulai dari Pelabuhan Belawan di Sumatera hingga Pelabuhan Sorong di Papua. "Kita mau bikin semacam pipa yang besar dari Belawan-Batam-Jawa sampai Sorong," jelas dia.
Pembangunan infrastruktur konektivitas ini, lanjutnya, diharapkan dapat menyebarkan pertumbuhan ekonomi ke seluruh Indonesia. Pasalnya, saat ini pertumbuhan ekonomi masih terpusat di Pulau Jawa. "Pertumbuhan ekonomi sebagian besar di Jawa, ini kan menyedihkn. Padahal, Indonesia nggak cuma Jawa," kata Lino.
Bila infrastruktur ini telah berhasil diselesaikan, menurut Lino, biaya logistik di Indonesia akan menjadi jauh lebih rendah sehingga aktivitas perekonomian antar pulau dapat terhubung lebih erat. "Sorong itu jauh dr Tanjung Priuk tapi kalau ini jadi, Sorong jadi lebih dekat sehingga orang bisa bangun pabrik di Sorong lalu jual barangnya ke Jawa," tuturnya.
Ditargetkan, pada 2015 Sorong telah menjadi pusat ekonomi baru di Indonesia Timur. "2015 Sorong sudah sama dengan belawan traffic-nya," pungkas Lino.
"Sorong is going to be the future port. Dia akan jadi pusat di Indonesia Timur," ujar CEO Pelindo II RJ Lino dalam acara Ikatan Alumni ITS pagi ini di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Lino memaparkan, Pelindo II akan membangun jalur perhubungan antar pelabuhan di seluruh Indonesia yang dimulai dari Pelabuhan Belawan di Sumatera hingga Pelabuhan Sorong di Papua. "Kita mau bikin semacam pipa yang besar dari Belawan-Batam-Jawa sampai Sorong," jelas dia.
Pembangunan infrastruktur konektivitas ini, lanjutnya, diharapkan dapat menyebarkan pertumbuhan ekonomi ke seluruh Indonesia. Pasalnya, saat ini pertumbuhan ekonomi masih terpusat di Pulau Jawa. "Pertumbuhan ekonomi sebagian besar di Jawa, ini kan menyedihkn. Padahal, Indonesia nggak cuma Jawa," kata Lino.
Bila infrastruktur ini telah berhasil diselesaikan, menurut Lino, biaya logistik di Indonesia akan menjadi jauh lebih rendah sehingga aktivitas perekonomian antar pulau dapat terhubung lebih erat. "Sorong itu jauh dr Tanjung Priuk tapi kalau ini jadi, Sorong jadi lebih dekat sehingga orang bisa bangun pabrik di Sorong lalu jual barangnya ke Jawa," tuturnya.
Ditargetkan, pada 2015 Sorong telah menjadi pusat ekonomi baru di Indonesia Timur. "2015 Sorong sudah sama dengan belawan traffic-nya," pungkas Lino.
(gpr)
Lihat Juga :