Jero belum tahu gerakan nonBBM subsidi
Minggu, 25 November 2012 - 12:32 WIB
Jero belum tahu gerakan nonBBM subsidi
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku belum mengetahui adanya kebijakan Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengenai penetapan "Gerakan Nasional Hari Tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi".
"Mereka mempunyai kewenangan untuk mengatur, saya belum tahu," kata Jero Wacik saat menghadiri acara IKA ITS Business Summit di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Jero menuturkan, BPH Migas memiliki kewenangan untuk mengatur pasokan BBM pada saat terjadi kelebihan pasokan maupun kritis. "Jadi kalau ada sisa dilonggarin. Kalau yang mau habis, maka diketatin," jelas dia.
Sementara pada kesempatan terpisah, PT Pertamina menyatakan siap mendukung "Gerakan Nasional Hari Tanpa BBM bersubsidi" yang diprakarsai oleh BPH Migas sebagai satu langkah inisiatif untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun.
"Selama program itu berlangsung, SPBU tetap beroperasi, namun hanya untuk melayani pembelian bensin nonsubsidi. Gerakan ini diperkirakan dapat menghemat sekitar 120 kiloliter bensin bersubsidi senilai Rp600 miliar," ucap VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Seperti diketahui, "Gerakan Nasional Hari Tanpa BBM Bersubsidi" rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2012 mendatang. Gerakan tersebut akan dilaksanakan di Jawa-Bali dan 5 kota besar lainnya di luar Jawa, yaitu Medan, Batam, Palembang, Balikpapan dan Makassar dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
"Mereka mempunyai kewenangan untuk mengatur, saya belum tahu," kata Jero Wacik saat menghadiri acara IKA ITS Business Summit di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Jero menuturkan, BPH Migas memiliki kewenangan untuk mengatur pasokan BBM pada saat terjadi kelebihan pasokan maupun kritis. "Jadi kalau ada sisa dilonggarin. Kalau yang mau habis, maka diketatin," jelas dia.
Sementara pada kesempatan terpisah, PT Pertamina menyatakan siap mendukung "Gerakan Nasional Hari Tanpa BBM bersubsidi" yang diprakarsai oleh BPH Migas sebagai satu langkah inisiatif untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun.
"Selama program itu berlangsung, SPBU tetap beroperasi, namun hanya untuk melayani pembelian bensin nonsubsidi. Gerakan ini diperkirakan dapat menghemat sekitar 120 kiloliter bensin bersubsidi senilai Rp600 miliar," ucap VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Seperti diketahui, "Gerakan Nasional Hari Tanpa BBM Bersubsidi" rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2012 mendatang. Gerakan tersebut akan dilaksanakan di Jawa-Bali dan 5 kota besar lainnya di luar Jawa, yaitu Medan, Batam, Palembang, Balikpapan dan Makassar dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
(rna)
Lihat Juga :