Kuota BBM subsidi dikhawatirkan tidak cukup
Minggu, 25 November 2012 - 13:24 WIB
Kuota BBM subsidi dikhawatirkan tidak cukup
A
A
A
Sindonews.com - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi telah ditambah sebanyak 4,04 juta kiloliter (kl) pada bulan September lalu. Namun, PT Pertamina (Persero) mengaku masih khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over (kelebihan) penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Meski demikian, Ali mengatakan bahwa Pertamina akan berusaha melakukan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan kuota dan memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melampaui kuota 2012 yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Artinya, tidak akan ada kuota tambahan BBM bersubsidi lagi hingga akhir tahun.
"Pemerintah melalui BPH Migas telah mengamanatkan agar penyaluran BBM bersubsidi tidak melampaui kuota yang sudah diputuskan DPR dan pemerintah dalam APBN-P 2012, sehingga Pertamina selaku salah satu badan usaha melakukan penyaluran sesuai dengan kuota yang tersisa di setiap daerah hingga cukup sampai dengan akhir tahun," jelas dia.
Sebagai catatan, semula dalam APBN 2012 kuota BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 40 juta kl dan kemudian pada bulan September 2012 ditambah 4,04 juta kl, sehingga menjadi 44,04 juta kl. Sebanyak 43,9 juta kl, diantaranya merupakan tanggung jawab Pertamina, dengan rincian 27,8 juta kl premium, 14,9 juta kl solar dan 1,2 juta kl kerosene (minyak tanah).
Hingga 20 November 2012, realisasi penyaluran BBM bersubsidi masing-masing mencapai 24,9 juta kl premium, 13,7 juta kl solar, dan 1,1 juta kl minyak tanah.
Mengacu pada surat BPH Migas tertanggal 7 November 2012 perihal Pengendalian Distribusi Sisa Kuota BBM Bersubsidi 2012, penyaluran BBM bersubsidi dilakukan dengan membagi sisa kuota masing-masing daerah dengan jumlah hari yang tersisa mulai 19 November-31 Desember 2012.
Adapun, Pertamina juga akan meningkatkan ketersediaan BBM nonsubsidi di SPBU-SPBU yang telah dapat melayani penjualan pertamax, pertamax plus, dan pertamina dex.
"Artinya telah terjadi over (kelebihan) penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Meski demikian, Ali mengatakan bahwa Pertamina akan berusaha melakukan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan kuota dan memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melampaui kuota 2012 yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Artinya, tidak akan ada kuota tambahan BBM bersubsidi lagi hingga akhir tahun.
"Pemerintah melalui BPH Migas telah mengamanatkan agar penyaluran BBM bersubsidi tidak melampaui kuota yang sudah diputuskan DPR dan pemerintah dalam APBN-P 2012, sehingga Pertamina selaku salah satu badan usaha melakukan penyaluran sesuai dengan kuota yang tersisa di setiap daerah hingga cukup sampai dengan akhir tahun," jelas dia.
Sebagai catatan, semula dalam APBN 2012 kuota BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 40 juta kl dan kemudian pada bulan September 2012 ditambah 4,04 juta kl, sehingga menjadi 44,04 juta kl. Sebanyak 43,9 juta kl, diantaranya merupakan tanggung jawab Pertamina, dengan rincian 27,8 juta kl premium, 14,9 juta kl solar dan 1,2 juta kl kerosene (minyak tanah).
Hingga 20 November 2012, realisasi penyaluran BBM bersubsidi masing-masing mencapai 24,9 juta kl premium, 13,7 juta kl solar, dan 1,1 juta kl minyak tanah.
Mengacu pada surat BPH Migas tertanggal 7 November 2012 perihal Pengendalian Distribusi Sisa Kuota BBM Bersubsidi 2012, penyaluran BBM bersubsidi dilakukan dengan membagi sisa kuota masing-masing daerah dengan jumlah hari yang tersisa mulai 19 November-31 Desember 2012.
Adapun, Pertamina juga akan meningkatkan ketersediaan BBM nonsubsidi di SPBU-SPBU yang telah dapat melayani penjualan pertamax, pertamax plus, dan pertamina dex.
(rna)
Lihat Juga :