SMF siap terbitkan obligasi Rp750 M
Senin, 26 November 2012 - 08:39 WIB
SMF siap terbitkan obligasi Rp750 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp750 miliar dan diharapkan dapat terlaksana pada Desember 2012.
“Total emisi obligasi yang kami dapat tahun ini Rp5 triliun untuk dua tahun, namun tahap pertama kami akan terbitkan Rp750 miliar dulu. Sisanya mungkin tahun depan,” ungkap Direktur Manajemen Risiko SMF Trisnadi Yulrisman di sela-sela Media Gathering SMF di Bogor akhir pekan lalu.
Penawaran umum berkelanjutan tahap pertama ini mendapatkan peringkat idAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan telah menunjuk PT CIMB Niaga Securities serta PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
Dia menyebutkan, penerbitan obligasi tersebut antara lain dalam rangka penyediaan fasilitas pembiayaan untuk lembaga penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Perseroan, lanjut dia, telah menunjuk CIMB Niaga dan Danareksa sebagai underwriter penerbitan obligasi tersebut.
Dia menyebutkan, penerbitan obligasi senilai Rp750 miliar itu bagian dari penerbitan obligasi gelombang kedua sebesar Rp5 triliun. “Ini tahap pertama sehingga masih ada Rp4,25 triliun yang akan menyusul,” katanya.
Direktur Utama SMF Rahardjo Susanto menambahkan, SMF akan menyalurkan dana Rp1 triliun kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) hingga akhir tahun ini. Dana tersebut guna pembiayaan KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Saat ini kami dalam tahap strukturisasi dengan BTN dan diharapkan tahun ini bisa selesai. Maka itu, target Rp1 triliun hingga akhir 2012 bisa tercapai,” ucapnya.
Menurut dia, penyaluran pinjaman paling besar dengan BTN karena bisnis utama BTN sama dengan perseroan yakni untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).
“Total emisi obligasi yang kami dapat tahun ini Rp5 triliun untuk dua tahun, namun tahap pertama kami akan terbitkan Rp750 miliar dulu. Sisanya mungkin tahun depan,” ungkap Direktur Manajemen Risiko SMF Trisnadi Yulrisman di sela-sela Media Gathering SMF di Bogor akhir pekan lalu.
Penawaran umum berkelanjutan tahap pertama ini mendapatkan peringkat idAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan telah menunjuk PT CIMB Niaga Securities serta PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
Dia menyebutkan, penerbitan obligasi tersebut antara lain dalam rangka penyediaan fasilitas pembiayaan untuk lembaga penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Perseroan, lanjut dia, telah menunjuk CIMB Niaga dan Danareksa sebagai underwriter penerbitan obligasi tersebut.
Dia menyebutkan, penerbitan obligasi senilai Rp750 miliar itu bagian dari penerbitan obligasi gelombang kedua sebesar Rp5 triliun. “Ini tahap pertama sehingga masih ada Rp4,25 triliun yang akan menyusul,” katanya.
Direktur Utama SMF Rahardjo Susanto menambahkan, SMF akan menyalurkan dana Rp1 triliun kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) hingga akhir tahun ini. Dana tersebut guna pembiayaan KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Saat ini kami dalam tahap strukturisasi dengan BTN dan diharapkan tahun ini bisa selesai. Maka itu, target Rp1 triliun hingga akhir 2012 bisa tercapai,” ucapnya.
Menurut dia, penyaluran pinjaman paling besar dengan BTN karena bisnis utama BTN sama dengan perseroan yakni untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).
(rna)
Lihat Juga :