PJAA bangun apartemen murah
Senin, 26 November 2012 - 16:37 WIB
PJAA bangun apartemen murah
A
A
A
Sindonews.com - Merespon semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) tengah melakukan pembangunan low cost apartement (apartemen murah)
"Kita sedang bangun low cost apartement karena kan kebutuhan hunian itu semakin tinggi ya," ujar Direktur Utama PJAA, Budi Karya Sumadi di Hotel Putri Duyung Ancol, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Proyek pembangunan apartemen tersebut, kata Budi, diperkirakan mencapai Rp300 miliar, dengan total unit yang dibangun dan dipasarkan sebanyak 900 unit. "Sekarang sudah laku 300 unit dari total 900 unit. Nilainya sekitar Rp300 miliar," sambung dia.
Lebih lanjut, Budi menerangkan, untuk pembiyaan proyek itu sendiri, PJAA harus merogoh kocek sebesar Rp100 miliar dari kas internal perseroan. Sementara, Rp200 miliar sisanya diperoleh dari dana masyarakat.
"Kalau properti itu kan bangunan 30 persen sudah bisa di KPR-kan (didaftarkan kredit pemilikan rumah). Selain itu, ada juga yang sudah DP (membayar uang muka). Nah, dana dari masyarakat itu yang kita gunakan," jelasnya.
Aparteman yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar di kawasan Pademangan tersebut diperkirakan akan selesai dibangun pada November tahun depan. Sementara pada Juli 2013, seluruh unit diperkirakan akan terjual seluruhnya.
"Target 100 persen laku bulan Juli, karena perkiraan selesai dibangun bulan November ya," ujarnya.
"Kita sedang bangun low cost apartement karena kan kebutuhan hunian itu semakin tinggi ya," ujar Direktur Utama PJAA, Budi Karya Sumadi di Hotel Putri Duyung Ancol, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Proyek pembangunan apartemen tersebut, kata Budi, diperkirakan mencapai Rp300 miliar, dengan total unit yang dibangun dan dipasarkan sebanyak 900 unit. "Sekarang sudah laku 300 unit dari total 900 unit. Nilainya sekitar Rp300 miliar," sambung dia.
Lebih lanjut, Budi menerangkan, untuk pembiyaan proyek itu sendiri, PJAA harus merogoh kocek sebesar Rp100 miliar dari kas internal perseroan. Sementara, Rp200 miliar sisanya diperoleh dari dana masyarakat.
"Kalau properti itu kan bangunan 30 persen sudah bisa di KPR-kan (didaftarkan kredit pemilikan rumah). Selain itu, ada juga yang sudah DP (membayar uang muka). Nah, dana dari masyarakat itu yang kita gunakan," jelasnya.
Aparteman yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar di kawasan Pademangan tersebut diperkirakan akan selesai dibangun pada November tahun depan. Sementara pada Juli 2013, seluruh unit diperkirakan akan terjual seluruhnya.
"Target 100 persen laku bulan Juli, karena perkiraan selesai dibangun bulan November ya," ujarnya.
(rna)
Lihat Juga :