November, realisasi penyaluran BBM subsidi 90,8%
Senin, 26 November 2012 - 16:42 WIB
November, realisasi penyaluran BBM subsidi 90,8%
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan realisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi hingga 24 November 2012 adalah sebesar 38,1 juta Kiloliter. Terbagi atas premium sebesar 25,2 juta KL dan Solar 12,9 juta KL.
"Realisasi sampai November sekitar 24 November sudah 90,8 persen dari kuota," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Secara normal, dalam rata-rata per hari penyaluran premium adalah sebesar 80 ribu KL dan solar 42,9 ribu KL. Dia menambahkan, penyaluran BBM bersubsidi akan melewati kuota dengan masing-masing premium sebesar 450.000 KL dan solar 800.000 KL.
"Jadi harusnya pemerintah menambah kuota BBM sebesar 1,2 juta KL lagi," tambah Hanung.
Sebenarnya, lanjut Hanung, dalam penetapan kuota BBM bersubsidi, angkanya di bawah proyeksi yang diajukan Pertamina. Bahkan setelah disepakati penambahan, angka sebesar 44,04 juta KL ternyata juga tidak mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2012.
"Pertamina yang telah disampaikan pada saat penetapan asumsi APBN 2012, yaitu 45,24 juta KL," pungkasnya.
"Realisasi sampai November sekitar 24 November sudah 90,8 persen dari kuota," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Secara normal, dalam rata-rata per hari penyaluran premium adalah sebesar 80 ribu KL dan solar 42,9 ribu KL. Dia menambahkan, penyaluran BBM bersubsidi akan melewati kuota dengan masing-masing premium sebesar 450.000 KL dan solar 800.000 KL.
"Jadi harusnya pemerintah menambah kuota BBM sebesar 1,2 juta KL lagi," tambah Hanung.
Sebenarnya, lanjut Hanung, dalam penetapan kuota BBM bersubsidi, angkanya di bawah proyeksi yang diajukan Pertamina. Bahkan setelah disepakati penambahan, angka sebesar 44,04 juta KL ternyata juga tidak mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2012.
"Pertamina yang telah disampaikan pada saat penetapan asumsi APBN 2012, yaitu 45,24 juta KL," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :