Bensin eceran di Madura tembus Rp10 ribu/botol

Senin, 26 November 2012 - 18:41 WIB
Bensin eceran di Madura...
Bensin eceran di Madura tembus Rp10 ribu/botol
A A A
Sindonews.com - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Pulau Madura mengalami kelangkaan, sejak Minggu lalu. Akibat kelangkaan tersebut, terjadi persoalan baru berupa naiknya harga premium setinggi langit, bahkan ditingkat eceran bisa mencapai hingga Rp10 ribu per liter.

Setidaknya ada beberapa wilayah yang harga premium mencapai Rp7.500–Rp10.000 per liter, yakni di Kecamatan Bluto, Ganding dan Manding, Kabupaten Sumenep. Rata-rata, kenaikan terjadi ditingkat eceran, karena ditingkat SPBU sendiri mengalami antrian panjang, penuh dengan kendaraan roda dua dan empat.

Tidak hanya mahal saja, akibat langkanya premium tersebut, banyak kios bensin yang diserbu oleh warga sehingga mengakibatkan stok premium ditingkat kios hampir habis. Saat ini, masih ada beberapa kios saja yang buka, melayani pembelian premium khususnya untuk pengendara motor.

“Harganya mahal, bahkan ada yang sampai Rp10.000 per botol. Ya kami terpaksa beli, daripada tidak bisa beraktifitas,” ujar Moh. Sai, warga Desa/Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Senin (26/11/2012).

Sai menambahkan, bensin eceran per botol sangat sulit di dapatkan. Menurutnya, hanya satu dua kios bensin yang masih mempunyai stok, sementara sebagian besar lainnya memilih menutup kios dan memasang tulisan 'Bensin Kosong', membuat warga yang datang balik kucing.

“Kalau ke SPBU antri sampai berjam-jam, ya terpaksa beli eceran dengan harga yang sangat mahal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Saiful Bahri menyebutkan kelangkaan BBM tersebut disebabkan kuota BBM bersubsidi jatah 2012 sudah hampir habis. Imbasnya, pihak Pertamina melakukan pengetatan melalui pembatasan penebusan.

"Itu yang menyebabkan BBM bersubsidi jadi agak sulit didapat, karena tengah dilakukan pengendalian,” tambahnya.

Hal yang sama terjadi di Kabupaten Bangkalan, terutama di sekitar SPBU Junok yang mengalami antrian cukup panjang hingga 300 meter lebih. Antrian di dominasi oleh kendaraan roda empat, yang datang untuk mengisi bensin, hingga membuat jalur utama Bangkalan – Suramadu terganggu.

Kondisi itu membuat penjual bensin eceran panen, laku keras karena stok bensin dibeli oleh warga yang enggan antri. Harganya juga mengalami kenaikan, yang biasnya Rp5.000 per botol, bisa mencapai Rp7.500 per botol.

“Ini sudah tinggal 10 botol saja, rata-rata yang beli pengendara sepeda motor yang tidak mau antri di SPBU,” ucap Maimuna, salah satu penjual bensin eceran di Jalan Raya Junok, Kecamatan Burneh Bangkalan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani di Wajo Sebut...
Petani di Wajo Sebut Kelangkaan BBM Subsidi Akibat Dijual Ilegal
Solar Langka, Nelayan...
Solar Langka, Nelayan di Maros Terpaksa Libur Melaut
Sorong Krisis BBM, Pertamina...
Sorong Krisis BBM, Pertamina Bantah dan Minta Warga Tak Panik
Kelangkaan BBM di Balikpapan,...
Kelangkaan BBM di Balikpapan, Pertamina Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
Antrean Panjang Solar...
Antrean Panjang Solar Bersubsidi Picu Kemacetan, Pertamina Bilang Begini
Pertalite Kosong Berjamaah,...
Pertalite Kosong Berjamaah, Pengamat Duga Terkendala Distribusi
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
21 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved