Soal pembatasan gerai, Ramayana tak pengaruh
Selasa, 27 November 2012 - 13:11 WIB
Soal pembatasan gerai, Ramayana tak pengaruh
A
A
A
Sindonews.com - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mengaku tidak terpengaruh dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) perihal pembatasan jumlah gerai.
Seperti diketahui, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68 Tahun 2012 tentang Waralaba untuk Jenis Usaha Toko Modern. Dalam peraturan tersebut, pengusaha hanya dibolehkan memiliki maksimal 150 gerai waralaba. Jika ingin menambah jumlahnya, minimal 40 persen dari jumlah gerai tambahannya wajib diwaralabakan ke pihak lain, sedangkan sisanya menjadi milik langsung pemilik.
"Tidak (terpengaruh) lah, kan gerai kita belum 150," ujar Direktur Keuangan RALS, Suryanto dalam paparan Publik di World Trade Center, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Dia memastikan bahwa dampak dari Permen tersebut belum akan dirasakan perseroan dalam waktu dekat.
Pasalnya, perseroan setiap tahunnya hanya menargetkan penambahan 8-10 gerai baru. "Jadi lima tahun saja juga belum tentu 150 gerai," tandasnya.
Sementara itu, perseroan hingga akhir tahun ini menargetkan memiliki 114 gerai dari posisi sebelumnya 107 gerai. Ini artinya, perseroan menambah tujuh gerai baru hingga penghujung tahun ini. Ketujuh gerai baru tersebut, diantaranya berlokasi di Klender, Cibadak dan Sorong.
Seperti diketahui, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68 Tahun 2012 tentang Waralaba untuk Jenis Usaha Toko Modern. Dalam peraturan tersebut, pengusaha hanya dibolehkan memiliki maksimal 150 gerai waralaba. Jika ingin menambah jumlahnya, minimal 40 persen dari jumlah gerai tambahannya wajib diwaralabakan ke pihak lain, sedangkan sisanya menjadi milik langsung pemilik.
"Tidak (terpengaruh) lah, kan gerai kita belum 150," ujar Direktur Keuangan RALS, Suryanto dalam paparan Publik di World Trade Center, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Dia memastikan bahwa dampak dari Permen tersebut belum akan dirasakan perseroan dalam waktu dekat.
Pasalnya, perseroan setiap tahunnya hanya menargetkan penambahan 8-10 gerai baru. "Jadi lima tahun saja juga belum tentu 150 gerai," tandasnya.
Sementara itu, perseroan hingga akhir tahun ini menargetkan memiliki 114 gerai dari posisi sebelumnya 107 gerai. Ini artinya, perseroan menambah tujuh gerai baru hingga penghujung tahun ini. Ketujuh gerai baru tersebut, diantaranya berlokasi di Klender, Cibadak dan Sorong.
(rna)
Lihat Juga :