Aksi profit taking benamkan IHSG 37 poin
Selasa, 27 November 2012 - 16:43 WIB
Aksi profit taking benamkan IHSG 37 poin
A
A
A
Sindonews.com - Aksi ambil untung (profit taking) membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk ke level 4348,49 atau melemah 37 poin pada akhir perdagangan hari ini.
IHSG, pada akhir perdagangan Selasa (27/11/2012) melemah 37,66 poin atau 0,86 persen menjadi 4.337,51. LQ45 turun 7,9 poin atau 1,1 persen menjadi 744,12.
"IHSG melemah -0,86 persen didorong oleh aksi ambil untung terhadap saham konsumer dan finansial yang sehari sebelumnya menjadi motor penggerak indeks menembus rekor tertinggi," terang pengamat pasar modal dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (27/11/2012).
Pelemahan ini, kata dia, terjadi ditengah berita positif dari terjadinya kesepakatan Menteri Keuangan Uni Eropa untuk menutupi defisit anggaran Yunani sehingga Yunani sudah dipastikan mendapat dana bantuan. "Disisi lain pergerakan indeks dibatasi oleh kekhawatiran akan masalah fiscal cliff," pungkasnya.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,8 triliun dengan volume 4,89 miliar lembar saham. Sebanyak 157 saham melemah, 96 saham yang menguat dan 116 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham mayoritas bergerak menguat. Sektor agri turun 19,87 poin atau 1,0 persen, sektor tambang turun 19,71 poin atau 1,1 persen dan sektor konsumsi turun 32,58 poin atau 2,0 persen.
Sedangkan saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp14.500 ke Rp714.500, PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) naik Rp2.200 ke Rp31.250 dan PT HM Sampoerna Tbk (MSP) naik Rp400 ke Rp56.900.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.100 ke Rp25.800, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp650 ke Rp18.600 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp600 ke Rp19 ribu.
Sementara Indeks Asia juga terpantau bergerak dua arah. Hang Seng turun 17,78 poin atau 0,08 persen ke 21.844,03, Nikkei naik 34,36 poin atau 0,37 persen menjadi 9.423,3, dan Straits Times naik 5,6 poin atau 0,17 persen ke 3.009,4.
IHSG, pada akhir perdagangan Selasa (27/11/2012) melemah 37,66 poin atau 0,86 persen menjadi 4.337,51. LQ45 turun 7,9 poin atau 1,1 persen menjadi 744,12.
"IHSG melemah -0,86 persen didorong oleh aksi ambil untung terhadap saham konsumer dan finansial yang sehari sebelumnya menjadi motor penggerak indeks menembus rekor tertinggi," terang pengamat pasar modal dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (27/11/2012).
Pelemahan ini, kata dia, terjadi ditengah berita positif dari terjadinya kesepakatan Menteri Keuangan Uni Eropa untuk menutupi defisit anggaran Yunani sehingga Yunani sudah dipastikan mendapat dana bantuan. "Disisi lain pergerakan indeks dibatasi oleh kekhawatiran akan masalah fiscal cliff," pungkasnya.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,8 triliun dengan volume 4,89 miliar lembar saham. Sebanyak 157 saham melemah, 96 saham yang menguat dan 116 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham mayoritas bergerak menguat. Sektor agri turun 19,87 poin atau 1,0 persen, sektor tambang turun 19,71 poin atau 1,1 persen dan sektor konsumsi turun 32,58 poin atau 2,0 persen.
Sedangkan saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp14.500 ke Rp714.500, PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) naik Rp2.200 ke Rp31.250 dan PT HM Sampoerna Tbk (MSP) naik Rp400 ke Rp56.900.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.100 ke Rp25.800, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp650 ke Rp18.600 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp600 ke Rp19 ribu.
Sementara Indeks Asia juga terpantau bergerak dua arah. Hang Seng turun 17,78 poin atau 0,08 persen ke 21.844,03, Nikkei naik 34,36 poin atau 0,37 persen menjadi 9.423,3, dan Straits Times naik 5,6 poin atau 0,17 persen ke 3.009,4.
(gpr)
Lihat Juga :