ANTM akuisisi saham Newcrest di NHM USD160 juta
Jum'at, 30 November 2012 - 15:29 WIB
ANTM akuisisi saham Newcrest di NHM USD160 juta
A
A
A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan mengambilalih (akuisisi) 7,5 persen saham perusahaan tambang emas asal Australia, Newcrest Mining Ltd di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). PT Nusa Halmahera merupakan pemegang kontrak karya tambang emas Gosowong.
Adapun nilai dari akuisisi tersebut mencapai USD160 juta atau setara Rp1,54 triliun, terdiri atas uang tunai USD130 juta pada saat penyelesaian dan sisanya tergantung tambahan cadangan emas sebanyak 1 juta ons, yang akan ditentukan pada Desember 2017.
"Tambang Gosowong merupakan tambang yang sangat bagus dan kami melihat menambah kepemilikan yanng lebih besar di tambang tersebut akan meningkatkan portofolio kami," kata Direktur Utama ANTM Alwinsyah Lubis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Sementara itu, penyelesaian transaksi ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jika transaksi ini selesai, maka kepemilikan saham perusahaan tambang pelat merah ini di PT Nusa Halmahera menjadi 25 persen dan sisanya, atau mayoritas sebesar 75 persen dikuasai Newcrest.
Executive General Manager Newcrest Indonesia dan Papua, Brett Fletcher menuturkan, akuisisi 7,5 persen saham perusahaan oleh ANTM, selain mempererta hubungan juga merealisasikan pengembalian atas investasi perusahaan pada tambang dengan nilai pasar yang wajar.
"Kami akan terus bekerja sama untuk memaksimalkan keuntungan dari tambang kepada para pemegang saham kami masing-masing dan pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.
Tambang Gosowong, yang terletak di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, merupakan wilayah epitermal berkualitas tinggi berkelas dunia, dengan jumlah emas mencapai 6 juta ton ons pada saat ini. Di masa mendatang, penemuan emas di tambang tersebut masih tinggi dan eksplorasi akan terus dilakukan.
Adapun nilai dari akuisisi tersebut mencapai USD160 juta atau setara Rp1,54 triliun, terdiri atas uang tunai USD130 juta pada saat penyelesaian dan sisanya tergantung tambahan cadangan emas sebanyak 1 juta ons, yang akan ditentukan pada Desember 2017.
"Tambang Gosowong merupakan tambang yang sangat bagus dan kami melihat menambah kepemilikan yanng lebih besar di tambang tersebut akan meningkatkan portofolio kami," kata Direktur Utama ANTM Alwinsyah Lubis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Sementara itu, penyelesaian transaksi ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jika transaksi ini selesai, maka kepemilikan saham perusahaan tambang pelat merah ini di PT Nusa Halmahera menjadi 25 persen dan sisanya, atau mayoritas sebesar 75 persen dikuasai Newcrest.
Executive General Manager Newcrest Indonesia dan Papua, Brett Fletcher menuturkan, akuisisi 7,5 persen saham perusahaan oleh ANTM, selain mempererta hubungan juga merealisasikan pengembalian atas investasi perusahaan pada tambang dengan nilai pasar yang wajar.
"Kami akan terus bekerja sama untuk memaksimalkan keuntungan dari tambang kepada para pemegang saham kami masing-masing dan pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.
Tambang Gosowong, yang terletak di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, merupakan wilayah epitermal berkualitas tinggi berkelas dunia, dengan jumlah emas mencapai 6 juta ton ons pada saat ini. Di masa mendatang, penemuan emas di tambang tersebut masih tinggi dan eksplorasi akan terus dilakukan.
(rna)
Lihat Juga :