Kredit perumahan di DIY tumbuh 38,79%
Jum'at, 30 November 2012 - 17:15 WIB
Kredit perumahan di DIY tumbuh 38,79%
A
A
A
Sindonews.com – Kredit perumahan yang dikucurkan perbankan di DIY mengalami kenaikan signifikan. Hingga Oktober 2012 terjadi peningkatan kredit perumahan sebesar 38,79 persen dibanding tahun 2011.
“Tahun ini, pertumbuhan kredit perumahan sangat tinggi. Tahun lalu hanya meningkat 2,26 persen,” jelas Peneliti madya Senior Bank Indonesia Yogyakarta Fadhil Nugroho di Yogyakarta, Jumat (30/11/2012).
Menurutnya, pertumbuhan ini menunjukkan Yogyakarta cukup diminati para pengembang dan pasar properti. Apalagi pengembang yang muncul tidak hanya dalam kancah lokal saja. Banyak pengembang kelas nasional ikut menanamkan investasi. Bahkan pembangunan apartemen dan kondotel juga cukup tinggi.
Pada akhir 2010, Bank Indonesia mencatat kredit perumahan di DIY mencapai Rp797 miliar. Pada 2011 lalu, meningkat menjadi Rp841 miliar. Sedangkan tahun ini, pada periode Oktober telah tercatat kredit yang disalurkan Bank umum dan BPR mencapai Rp1,168 triliun.
“Kucuran ini kebanyakan dilakukan bank umum dibanding BPR,” jelasnya. Rinciannya, kredit dari Bank Umum Rp1,14 triliun dan sisanya oleh BPR.
Tahun lalu, kredit perumahan di bank umum hanya Rp815 miliar, atau mengalami peningkatan 39,93 persen. Sementara kredit yang dikucurkan BPR di sektor perumahan Rp27,62 miliar. Peningkatannya dibanding akhir tahun lalu juga kecil 3,95 persen karena besaran kredit hanya Rp26,57 miliar.
“Tahun ini, pertumbuhan kredit perumahan sangat tinggi. Tahun lalu hanya meningkat 2,26 persen,” jelas Peneliti madya Senior Bank Indonesia Yogyakarta Fadhil Nugroho di Yogyakarta, Jumat (30/11/2012).
Menurutnya, pertumbuhan ini menunjukkan Yogyakarta cukup diminati para pengembang dan pasar properti. Apalagi pengembang yang muncul tidak hanya dalam kancah lokal saja. Banyak pengembang kelas nasional ikut menanamkan investasi. Bahkan pembangunan apartemen dan kondotel juga cukup tinggi.
Pada akhir 2010, Bank Indonesia mencatat kredit perumahan di DIY mencapai Rp797 miliar. Pada 2011 lalu, meningkat menjadi Rp841 miliar. Sedangkan tahun ini, pada periode Oktober telah tercatat kredit yang disalurkan Bank umum dan BPR mencapai Rp1,168 triliun.
“Kucuran ini kebanyakan dilakukan bank umum dibanding BPR,” jelasnya. Rinciannya, kredit dari Bank Umum Rp1,14 triliun dan sisanya oleh BPR.
Tahun lalu, kredit perumahan di bank umum hanya Rp815 miliar, atau mengalami peningkatan 39,93 persen. Sementara kredit yang dikucurkan BPR di sektor perumahan Rp27,62 miliar. Peningkatannya dibanding akhir tahun lalu juga kecil 3,95 persen karena besaran kredit hanya Rp26,57 miliar.
(rna)
Lihat Juga :