Dahlan kabur dari rapat RDP tanpa izin
Senin, 03 Desember 2012 - 10:43 WIB
Dahlan kabur dari rapat RDP tanpa izin
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon mengatakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak memberitahukan kepada DPR sebelum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang mengagendakan pembahasan inefisiensi PLN sebesar Rp37 triliun.
"Saya kan baru turun mobil tahu-tahu dia mau pulang rapat terbatas, ya nggak tahu," tutur Effendi Simbolon begitu tiba di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Dia menilai, tindakan Dahlan meninggalkan DPR tanpa izin terlebih dahulu itu sangat tidak mencerminkan kedudukannya sebagai seorang Menteri. "Harus lebih bijak lah, nggak baik kalau nggak datang," tukas dia.
Meski ditinggal kabur oleh Dahlan, Effendi menyatakan RDP dengan agenda yang sama tetap dilanjutkan. "Tetap kita jalan, kita teruskan, kita ingin dengar teman-teman," lanjutnya.
Namun, pihaknya mengakui RDP ini tidak akan berjalan mulus tanpa kehadiran Dahlan Iskan. "Tapi inti permasalahannya Pak Dahlan yang kita undang sebagai mantan Dirut PLN ada kerugian Rp37 triliun, ini harus kita klarifikasi," pungkas Effendi.
Diberitakan sebelumnya, pagi ini, Dahlan Iskan kembali menghindar dari panggilan DPR terkait pembahasan inefisiensi di tubuh PLN sebesar Rp37 triliun pada masa kepemimpinannya.
Ia hanya datang ke Gedung DPR untuk berpamitan kemudian pergi meninggalkannya. Kali ini, Dahlan berkilah dirinya dipanggil rapat terbatas ke Istana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Saya dipanggil rapat terbatas oleh pak presiden," ujar Dahlan Iskan ketika keluar dari Gedung DPR pukul 09.50 tadi, Jakarta, Senin (3/12/2012).
"Saya kan baru turun mobil tahu-tahu dia mau pulang rapat terbatas, ya nggak tahu," tutur Effendi Simbolon begitu tiba di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Dia menilai, tindakan Dahlan meninggalkan DPR tanpa izin terlebih dahulu itu sangat tidak mencerminkan kedudukannya sebagai seorang Menteri. "Harus lebih bijak lah, nggak baik kalau nggak datang," tukas dia.
Meski ditinggal kabur oleh Dahlan, Effendi menyatakan RDP dengan agenda yang sama tetap dilanjutkan. "Tetap kita jalan, kita teruskan, kita ingin dengar teman-teman," lanjutnya.
Namun, pihaknya mengakui RDP ini tidak akan berjalan mulus tanpa kehadiran Dahlan Iskan. "Tapi inti permasalahannya Pak Dahlan yang kita undang sebagai mantan Dirut PLN ada kerugian Rp37 triliun, ini harus kita klarifikasi," pungkas Effendi.
Diberitakan sebelumnya, pagi ini, Dahlan Iskan kembali menghindar dari panggilan DPR terkait pembahasan inefisiensi di tubuh PLN sebesar Rp37 triliun pada masa kepemimpinannya.
Ia hanya datang ke Gedung DPR untuk berpamitan kemudian pergi meninggalkannya. Kali ini, Dahlan berkilah dirinya dipanggil rapat terbatas ke Istana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Saya dipanggil rapat terbatas oleh pak presiden," ujar Dahlan Iskan ketika keluar dari Gedung DPR pukul 09.50 tadi, Jakarta, Senin (3/12/2012).
(gpr)
Lihat Juga :