Sutan Bhatoegana sebut pemerintahan SBY 'penakut'
Senin, 03 Desember 2012 - 17:01 WIB
Sutan Bhatoegana sebut pemerintahan SBY 'penakut'
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi VII DPR yang juga Anggota Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menyebut pemerintahan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak memiliki keberanian dalam mengambil keputusan mengenai pengendalian BBM subsidi.
"Mesti ada satu keberanian bagaimana mengendalikan BBM subsidi ini. Ini yang tidak ada pada pemerintah," tutur Sutan dalam Raker di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Sutan menambahkan, pihaknya menyetujui penambahan kuota BBM subsidi dengan syarat pemerintah memperbaiki sistem pengendalian BBM subsidi yang hingga saat ini masih karut marut.
"Suka tidak suka, kita menyetujui, tapi dengan catatan Januari ini pemerintah sudah mempunyai sistem terpadu mengenai pengendalian BBM subsidi ini," lanjutnya.
Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dan Komisi VII DPR berakhir dengan persetujuan dari DPR untuk menambah kuota BBM subsidi sebanyak 1,2 juta KL.
Namun DPR menambahkan beberapa catatan yang harus dikerjakan oleh pemerintah. "Komisi VII DPR RI dapat menyetujui dengan catatan keras," tandas pimpinan rapat Effendi Simbolon.
"Mesti ada satu keberanian bagaimana mengendalikan BBM subsidi ini. Ini yang tidak ada pada pemerintah," tutur Sutan dalam Raker di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Sutan menambahkan, pihaknya menyetujui penambahan kuota BBM subsidi dengan syarat pemerintah memperbaiki sistem pengendalian BBM subsidi yang hingga saat ini masih karut marut.
"Suka tidak suka, kita menyetujui, tapi dengan catatan Januari ini pemerintah sudah mempunyai sistem terpadu mengenai pengendalian BBM subsidi ini," lanjutnya.
Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dan Komisi VII DPR berakhir dengan persetujuan dari DPR untuk menambah kuota BBM subsidi sebanyak 1,2 juta KL.
Namun DPR menambahkan beberapa catatan yang harus dikerjakan oleh pemerintah. "Komisi VII DPR RI dapat menyetujui dengan catatan keras," tandas pimpinan rapat Effendi Simbolon.
(gpr)
Lihat Juga :