Geithner yakin kenaikan pajak orang kaya terwujud
Selasa, 04 Desember 2012 - 10:48 WIB
Geithner yakin kenaikan pajak orang kaya terwujud
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Timothy Geithner memperkirakan Partai Republik bakal menyepakati kenaikan pajak pada orang kaya guna menghindari jatuhnya ekonomi ke dalam resesi.
Namun, di pihak lain juru bicara Republik dalam Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS John Boehner tetap bersikeras pihaknya akan menolak kenaikan pajak tersebut. Menurut Boehner, kenaikan pajak merupakan sebuah masalah karena kebijakan tersebut akan mempersulit pertumbuhan ekonomi negara itu.
“Jika Republik sepakat memberikan dukungan menaikkan penerimaan pajak baru sebesar USD1,6 triliun kepada Presiden Barack Obama, dia hanya akan menghabiskannya dan tidak mengurangi defisit,” ujar Boehner dikutip Reuters, Minggu (2/11) waktu setempat.
Geithner mengungkapkan, Partai Republik harus melangkah serta menjadi pihak yang bertanggung jawab jika kesepakatan tidak tercapai pada akhir bulan sehingga memicu jurang fiskal.
Jajak pendapat menunjukkan, kebanyakan masyarakat AS memberi dukungan meningkatkan tarif pajak orang kaya. Menanggapi hal itu Boehner menegaskan, bahwa ”perang” baru saja dimulai dan pihaknya ingin memangkas kesepakatan kenaikan pajak.
“Saya tidak menginginkan adanya jurang fiskal, untuk itu saya akan melakukan segala sesuatu yang saya bisa untuk menghindari hal tersebut,” papar dia.
Dia menambahkan, pihaknya kembali menolak menawarkan proposal pengurangan defisit yang spesifik. Hal ini karena Obama telah melihat banyak pilihan dari Republik dan satu pilihan akan mengakhiri sejumlah pemotongan pajak yang tidak ditentukan.
Sekadar informasi, pembicaraan lebih lanjut mengenai kenaikan pajak diprediksi digelar pekan ini,namun Demokrat dan Republik menyatakan, pertemuan kemungkinan kembali dilakukan satu minggu mendatang.
Namun, di pihak lain juru bicara Republik dalam Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS John Boehner tetap bersikeras pihaknya akan menolak kenaikan pajak tersebut. Menurut Boehner, kenaikan pajak merupakan sebuah masalah karena kebijakan tersebut akan mempersulit pertumbuhan ekonomi negara itu.
“Jika Republik sepakat memberikan dukungan menaikkan penerimaan pajak baru sebesar USD1,6 triliun kepada Presiden Barack Obama, dia hanya akan menghabiskannya dan tidak mengurangi defisit,” ujar Boehner dikutip Reuters, Minggu (2/11) waktu setempat.
Geithner mengungkapkan, Partai Republik harus melangkah serta menjadi pihak yang bertanggung jawab jika kesepakatan tidak tercapai pada akhir bulan sehingga memicu jurang fiskal.
Jajak pendapat menunjukkan, kebanyakan masyarakat AS memberi dukungan meningkatkan tarif pajak orang kaya. Menanggapi hal itu Boehner menegaskan, bahwa ”perang” baru saja dimulai dan pihaknya ingin memangkas kesepakatan kenaikan pajak.
“Saya tidak menginginkan adanya jurang fiskal, untuk itu saya akan melakukan segala sesuatu yang saya bisa untuk menghindari hal tersebut,” papar dia.
Dia menambahkan, pihaknya kembali menolak menawarkan proposal pengurangan defisit yang spesifik. Hal ini karena Obama telah melihat banyak pilihan dari Republik dan satu pilihan akan mengakhiri sejumlah pemotongan pajak yang tidak ditentukan.
Sekadar informasi, pembicaraan lebih lanjut mengenai kenaikan pajak diprediksi digelar pekan ini,namun Demokrat dan Republik menyatakan, pertemuan kemungkinan kembali dilakukan satu minggu mendatang.
(gpr)
Lihat Juga :