Tambahan BBM subsidi jangan makan APBN 2013

Selasa, 04 Desember 2012 - 18:14 WIB
Tambahan BBM subsidi...
Tambahan BBM subsidi jangan makan APBN 2013
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 guna mendanai tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebesar Rp6 trilun.

DPR menyarankan, kuota tambahan BBM subsidi sebaiknya menggunakan APBN 2012 sebab masih ada beberapa mekanisme untuk menggunakan sisa anggaran APBN 2012.

"Kan mekanismenya banyak, apakah menggunakan Sisa Anggaran Lebih (SAL), atau APBN-P jilid II," terang Bobby Rizaldi usai menghadiri Diskusi Publik Masa Depan Pengelolaan Migas Nasional Pasca Keputusan MK di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Dia menambahkan, komisi VII DPR hanya menyetujui jumlah volumenya. Sementara itu, sumber dana masih belum ditentukan oleh Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar). Pihaknya tidak ingin Pertamina direpotkan karena harus menalangi biaya tambahan kuota BBM subsidi.

"Jadi kita sudah setuju volumenya, tapi jangan sampai itu Pertamina nalangin dulu," ungkap Bobby.

Seperti diketahui, Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dan Komisi VII DPR kemarin (3/12/2012) berakhir dengan persetujuan dari DPR untuk menambah kuota BBM subsidi sebanyak 1,2 juta KL. Namun DPR menambahkan beberapa catatan yang harus dikerjakan oleh pemerintah.

"Komisi VII DPR RI dapat menyetujui dengan catatan keras," tandas pimpinan rapat Effendi Simbolon.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
23 menit yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
37 menit yang lalu
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
1 jam yang lalu
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
1 jam yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
2 jam yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved