Perusahaan tidak lapor DHE didominasi pertambangan
Kamis, 06 Desember 2012 - 15:17 WIB
Perusahaan tidak lapor DHE didominasi pertambangan
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mencatat penerimaan sanksi terkait laporan Lalu Lintas Devisa (LLD) dan Devisa Hasil Ekspor (DHE) didominasi oleh perusahaan di sektor pertambangan. Sanksi tersebut saat ini masih berupa peringatan tertulis.
"Untuk sanksi pertama berupa peringatan tertulis yang sudah dikeluarkan itu semuanya perusahaan pertambangan," kata Direktur Departemen Perencanaan Stategis dan Hubungan Masyarakat BI Difi A. Johansyah di Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Pada catatannya, November lalu porsi DHE yang diterima bank devisa dalam negeri baru mencapai 90 persen dari keseluruhan nilai ekspor. Dengan Jumlah pelapor yang baru mencapai 11.000 eksportir.
Difi mengaku masih banyak kendala dalam pelaporan DHE salah satunya adalah, alamat eksportir yang tidak jelas. alasan inilah yang membuat DHE yang diterima melalui bank devisa dalam negeri belum mencapai 100 persen.
"Karena ada juga berapa ekspor yang pakai sistem rabat atau diskon yang menyulitkan pencatatannya. Jadi oleh karena itu kita ada dan transisi sudah habis jadi kita akan revisi DHE itu, revisi karena transisi sudah habis tahun ini," pungkasnya.
"Untuk sanksi pertama berupa peringatan tertulis yang sudah dikeluarkan itu semuanya perusahaan pertambangan," kata Direktur Departemen Perencanaan Stategis dan Hubungan Masyarakat BI Difi A. Johansyah di Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Pada catatannya, November lalu porsi DHE yang diterima bank devisa dalam negeri baru mencapai 90 persen dari keseluruhan nilai ekspor. Dengan Jumlah pelapor yang baru mencapai 11.000 eksportir.
Difi mengaku masih banyak kendala dalam pelaporan DHE salah satunya adalah, alamat eksportir yang tidak jelas. alasan inilah yang membuat DHE yang diterima melalui bank devisa dalam negeri belum mencapai 100 persen.
"Karena ada juga berapa ekspor yang pakai sistem rabat atau diskon yang menyulitkan pencatatannya. Jadi oleh karena itu kita ada dan transisi sudah habis jadi kita akan revisi DHE itu, revisi karena transisi sudah habis tahun ini," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :