Naik Rp595, saham Centrin Online kembali disuspensi
Jum'at, 07 Desember 2012 - 10:20 WIB
Naik Rp595, saham Centrin Online kembali disuspensi
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Centrin Online Tbk (CENT) lantaran naiknya harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan.
Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle mengatakan, suspensi saham CENT dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham CENT mencapai 383,87 persen atau Rp595.
"Harga kumulatif meningkat signifikan dari harga penutupan Rp155 pada tanggal 21 November 2012 menjadi Rp750 pada 6 Desember 2012," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (7/12/2012).
Akibatnya, Bursa melakukan suspensi saham CENT di pasar reguler maupun tunai sejak sesi I hari ini hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. Bursa mengimbau kepada pihak-pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
Sebelumnya, Bursa sempat melakukan suspensi terhadap saham perseroan pada Selasa (4/12/2012) karena meningkatnya harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan sebesar 212,9 persen atau Rp330. Pada 21 November 2012, saham perseroan berada pada level Rp155, namun pada 3 Desember 2012 melonjak menjadi Rp485.
Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle mengatakan, suspensi saham CENT dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham CENT mencapai 383,87 persen atau Rp595.
"Harga kumulatif meningkat signifikan dari harga penutupan Rp155 pada tanggal 21 November 2012 menjadi Rp750 pada 6 Desember 2012," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Jumat (7/12/2012).
Akibatnya, Bursa melakukan suspensi saham CENT di pasar reguler maupun tunai sejak sesi I hari ini hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. Bursa mengimbau kepada pihak-pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
Sebelumnya, Bursa sempat melakukan suspensi terhadap saham perseroan pada Selasa (4/12/2012) karena meningkatnya harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan sebesar 212,9 persen atau Rp330. Pada 21 November 2012, saham perseroan berada pada level Rp155, namun pada 3 Desember 2012 melonjak menjadi Rp485.
(rna)
Lihat Juga :