Prinsip kesepakatan East Natuna kembali diperpanjang

Senin, 10 Desember 2012 - 17:58 WIB
Prinsip kesepakatan...
Prinsip kesepakatan East Natuna kembali diperpanjang
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) memastikan perpanjangan prinsip-prinsip kesepakatan (principle of agreement/PoA) pengembangan Blok East Natuna. Diketahui POA telah habis kontraknya pada 10 Desember 2012.

"PoA memang sudah diperpanjang kan hari ini selesai. Perpanjangannya sepertinya sampai insentif dari Kemenkeu keluar," ujar Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husen ditemui di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (10/12/2012).

Pertamina masih menunggu kepastian insentif dari Kementerian Keuangan, sehingga kontrak perjanjian (production sharing contracts/PSC) dapat ditandatangani.

Sebelumnya, proyek pengeboran gas terbesar di kepulauan Riau di blok East Natuna masih belum dimulai. Hal tersebut disebabkan insentif yang diharapkan oleh konsorsium operator blok tersebut masih belum mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan.

"Karena insentif kan mengurangi pendapatan negara. Kalau sudah mengurangi pendapatan negara, izinnya ke Kementerian Keuangan. Ya kalau ke Kementerian Keuangan tahu sendiri. Tidak terlalu mudah melepas insentif itu. Nah kita sedang cari cara," ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini.

Rudi menegaskan, insentif proyek gas Natuna tersebut ditargetkan pada pertengahan Desember ini. "Ya tunggulah, pertengahan Desember semoga selesai," tegasnya.

Proyek East Natuna tersebut akan dikerjakan oleh konsorsium yang terdiri dari Pertamina, PTT EP, Total E&P Indonesie, dan ExxonMobil. Blok East Natuna terletak di provinsi Kepulauan Riau mempunyai cadangan gas sekitar 200 triliun kaki kubik (tcf). Namun, karena dalam blok tersebut terkandung karbondioksida (CO2) yang banyak, sehingga hanya 45 tcf gas yang bisa diproduksi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
5 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
5 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
6 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
6 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
6 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
6 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved