Potensi ekspor ke AS masih menjanjikan

Senin, 10 Desember 2012 - 19:32 WIB
Potensi ekspor ke AS...
Potensi ekspor ke AS masih menjanjikan
A A A
Sindonews.com - Presiden American Indonesian Chamber of Commerce (AICC) Wayne Forrest mengatakan, Indonesia bisa mengekspor produk lainnya ke Amerika Serikat (AS) dari produk yang selama ini telah berjalan. Menurut dia, pasar AS masih cukup menjanjikan walaupun dibayang-bayangi ketidakpastian ekonomi di kawasan tersebut.

"2013 Pemerintah AS kembali akan menggelontorkan budget untuk krisis. Dana tersebut, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi di AS," jelas Wayne Forrest di sela-sela diskusi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (10/12/2012).

Menurut dia, dana talangan krisis, membuka peluang produk Indonesia masuk AS. Terutama produk lokal yang belum masuk AS. Atau produk dengan volume ekspor kecil. Menurut dia, Amerika Serikat membutuhkan banyak pasokan produk holtikultura dari Indonesia.

Dia mengakui, AS masih sangat tergantung pada produk holtikultura impor. Indonesia bisa menggarap sektor tersebut. Karena, berapapun produk holtikultura yang masuk pasti terserap di pasar AS. Komoditas tersebut menurutnya masih bisa diperdagangkan oleh pengusaha Indonesia ke Amerika.

Setidaknya, ada lima komoditas holtikultura dan hutan yang masih berpotensi di pasarkan di AS. Seperti karet, cocoa, kopi, teh, lada, tropikal oil. Volume ekspor Indonesia pada 2010 baru sekitar USD 1,716 juta. Dari jumlah itu, ekport lima komoditas tersebut mencapai USD2,540 juta.

Selain holtikultura, Indonesia bisa menggarap sektor lainnya. Seperti produk TPT, mesin listrik, dan produk busana non tekstil seperti
sepatu.

Termasuk produk manufaktur dan furniture punya potensi besar dipasarkan di AS. Namun demikian, dia berharap pengusaha bisa mengemas produk dan memperhatikan standar yang diterapkan Amerika.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved