Ini perbedaan Bappenas dulu dengan Bappenas sekarang

Selasa, 11 Desember 2012 - 13:18 WIB
Ini perbedaan Bappenas...
Ini perbedaan Bappenas dulu dengan Bappenas sekarang
A A A
Sindonews.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ginandjar Kartasasmita menyarankan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di era sekarang harus lebih canggih. Pasalnya, perubahaan sistem Orde Baru dan demokrasi membawa tantangan yang berbeda.

Ginandjar menuturkan, di jamannya proses perencanaan lebih mudah, meski sama-sama tetap mengajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Saya dulu lebih gampang dibandingkan dengan Bu Armida (Menteri PPN/Kepala Bappenas) sekarang," ujar mantan Kepala Bappenas di periode 1993-1998 tersebut di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Di dalam DPR, lanjut Ginandjar, saat ini Bappenas mesti memaparkan secara jelas terkait program perencanaannya. Itupun dengan harapan program tersebut disetujui dan dimasukkan dalam APBN.

"Tapi kalau dulu DPR tetap dikonsultasi oleh Bappenas, tapi karena pemerintah lebih dominan jadi lebih mudah," jelasnya.

Maka dari itu, dia menegaskan perbedaan sistem juga akan sangat berpengaruh dari kinerja lembaga tersebut. Sehingga tidak bisa disamakan kekuatannya.

"Paradigmanya beda, sistemnya beda. Dulu Bappenas berpangaruh, karena lembaga yang kuat," tutur mantan Menko Ekuin di era Presiden Soeharto dan BJ. Habibie tersebut.

Dengan demikian, ditengah sistem yang dipergunakan saat ini, Ginandjar menyarankan lembaga ini semakin canggih. "Bapenas harus semakin canggih," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Pemprov DKI dan Kementerian...
Pemprov DKI dan Kementerian PPN/Bappenas Bahas Rencana Tata Ruang Jakarta Pasca-Ibu Kota Pindah
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
9 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
42 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved