Penerimaan negara dari Bea Cukai lampaui target
Selasa, 11 Desember 2012 - 14:38 WIB
Penerimaan negara dari Bea Cukai lampaui target
A
A
A
Sindonews.com - Hasil penerimaan untuk negara dari Bea Cukai melampaui target yang ditentukan Kementerian Keuangan dengan target penerimaan Rp131 triliun, namun jelang akhir tahun Direktorat Bea dan Cukai sudah mengantongi Rp140 triliun untuk tahun 2012.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono saat peringatan hari anti korupsi dalam talk Show membangung Bea Cukai Bermartabat dan Bebas Korupsi, Selasa, (11/12/2012).
"Dari target yang dipatok kementerian, kita melampaui itu, tahun ini penerimaan negara dari Bea dan Cukai mencapai Rp140 triliun dari target Rp131 triliun." ujarnya di kantor Direktorat Bea dan Cukai, Jl. Ahmad Yani, Jakarta Timur.
Menurutnya, ini merupakan hasil kerja dari semua unsur Direktorat Bea dan Cukai dalam upaya terus meningkatkan pendapatan negara melalui pajak yang diterima dari aliran barang yang keluar masuk Indonesia.
Sementara ia mengungkapkan, penerimaan dari Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) mencapai Rp160 triliun, sehingga untuk penerimaan total bea cukai jelang akhir tahun 2012 mencapai Rp300 triliun.
"Ya, total dari hasil yang kita capai sampai akhir tahun sekitar Rp300 triliun, ini pencapaian yang baik dari kerja keras semua unsur Direkotarat Bea dan Cukai," lanjutnya.
Soal label Direktorat Bea dan Cukai yang dinilai termasuk salah satu lembaga yang terindikasi korup, Kuswandono menimpali bahwa itu masa lalu, dan di bawah kepemimpinannya ia siap mereformasi semua unsur di dalam Direktorat Bea dan Cukai agar image itu tidak ada lagi.
"Itu masa lalu, soal adanya indikasi korup, di bawah kepemimpinan saya, suka maupun tidak, saya tegas untuk mereformasi semuanya," imbuhnya.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono saat peringatan hari anti korupsi dalam talk Show membangung Bea Cukai Bermartabat dan Bebas Korupsi, Selasa, (11/12/2012).
"Dari target yang dipatok kementerian, kita melampaui itu, tahun ini penerimaan negara dari Bea dan Cukai mencapai Rp140 triliun dari target Rp131 triliun." ujarnya di kantor Direktorat Bea dan Cukai, Jl. Ahmad Yani, Jakarta Timur.
Menurutnya, ini merupakan hasil kerja dari semua unsur Direktorat Bea dan Cukai dalam upaya terus meningkatkan pendapatan negara melalui pajak yang diterima dari aliran barang yang keluar masuk Indonesia.
Sementara ia mengungkapkan, penerimaan dari Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) mencapai Rp160 triliun, sehingga untuk penerimaan total bea cukai jelang akhir tahun 2012 mencapai Rp300 triliun.
"Ya, total dari hasil yang kita capai sampai akhir tahun sekitar Rp300 triliun, ini pencapaian yang baik dari kerja keras semua unsur Direkotarat Bea dan Cukai," lanjutnya.
Soal label Direktorat Bea dan Cukai yang dinilai termasuk salah satu lembaga yang terindikasi korup, Kuswandono menimpali bahwa itu masa lalu, dan di bawah kepemimpinannya ia siap mereformasi semua unsur di dalam Direktorat Bea dan Cukai agar image itu tidak ada lagi.
"Itu masa lalu, soal adanya indikasi korup, di bawah kepemimpinan saya, suka maupun tidak, saya tegas untuk mereformasi semuanya," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :