Prakiraan inflasi 2013 tergantung harga BBM
Selasa, 11 Desember 2012 - 15:04 WIB
Prakiraan inflasi 2013 tergantung harga BBM
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi di tahun 2013 dan 2014 akan berada pada 4,5 ±1 persen. Akan tetapi angka ini bisa terkoreksi jika ada kebijakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dan Upah Minimum Provinsi.
Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dody Budi Waluyo menyatakan hal ini selengkapnya akan disampaikan Dewan Gubernur BI pada Januari tahun depan.
"Itu nanti dulu, kita memang akan tunda dulu di Januari. Kita akan tunggu putusan pemerintah terkait kenaikan BBM dan TDL. 4,5 persen itu akan terkoreksi," kata Dody di Gedung BI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Sebetulnya, Dody menambahkan, prakiraan inflasi tersebut sudah termasuk dengan rencana kenaikan TDL. Akan tetapi jika digabung dengan kenaikan UMP dan BBM bersubsidi maka target dari pemerintah tersebut dapat terkoreksi.
"Sudah include dengan kenaikan TDL dan ada kenaikan UMP itu akan bisa saja mengubah prakiraan kita. Tapi kalau scara target 2013-2014 itu adalah kesepakatan pemerintah," jelasnya.
Seperti yang diketahui, pemerintah diberikan peluang untuk menaikan harga BBM bersubsidi di tahun mendatang. Inipun tidak perlu persetujuan DPR seperti tahun lalu, karena sudah tertuang pada APBN 2013.
Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dody Budi Waluyo menyatakan hal ini selengkapnya akan disampaikan Dewan Gubernur BI pada Januari tahun depan.
"Itu nanti dulu, kita memang akan tunda dulu di Januari. Kita akan tunggu putusan pemerintah terkait kenaikan BBM dan TDL. 4,5 persen itu akan terkoreksi," kata Dody di Gedung BI, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Sebetulnya, Dody menambahkan, prakiraan inflasi tersebut sudah termasuk dengan rencana kenaikan TDL. Akan tetapi jika digabung dengan kenaikan UMP dan BBM bersubsidi maka target dari pemerintah tersebut dapat terkoreksi.
"Sudah include dengan kenaikan TDL dan ada kenaikan UMP itu akan bisa saja mengubah prakiraan kita. Tapi kalau scara target 2013-2014 itu adalah kesepakatan pemerintah," jelasnya.
Seperti yang diketahui, pemerintah diberikan peluang untuk menaikan harga BBM bersubsidi di tahun mendatang. Inipun tidak perlu persetujuan DPR seperti tahun lalu, karena sudah tertuang pada APBN 2013.
(gpr)
Lihat Juga :