2013, share investasi akan kalahkan konsumsi domestik
Rabu, 12 Desember 2012 - 12:05 WIB
2013, share investasi akan kalahkan konsumsi domestik
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah memperkirakan realisasi unsur investasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi akan dapat melampaui konsumsi domestik di tahun 2013 mendatang.
"Kami perkirakan akan meningkat, share to growth diperkirakan akan lampaui konsumsi domestik di 2013," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo di acara seminar Ikatan Bankir Indonesia “Economic Outlook 2013" di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Agus mencatat, ada tren kenaikan yang cukup menggembirakan, apalagi di tengah krisis global. Menurutnya, di negara-negara lain banyak investor yang mengurungkan niatnya berinvestasi karena ketidakpastian.
"2012 hingga Q3 forign direct investment (FDI) terus meningkat mampu tumbuh 27 persen (yoy). Karena di negara lain orang urungkan perluasan investasi," jelasnya.
Hal ini juga seiring dengan kekuatan pasar domestik yang menjanjikan bagi para investor. Dominasi investasi, menurutnya bagus di sektor industri dan manufaktur. "Selain itu investasi tidak terkonsentrasi di pulau Jawa, tapi di pulau-pulau lain," pungkasnya.
"Kami perkirakan akan meningkat, share to growth diperkirakan akan lampaui konsumsi domestik di 2013," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo di acara seminar Ikatan Bankir Indonesia “Economic Outlook 2013" di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Agus mencatat, ada tren kenaikan yang cukup menggembirakan, apalagi di tengah krisis global. Menurutnya, di negara-negara lain banyak investor yang mengurungkan niatnya berinvestasi karena ketidakpastian.
"2012 hingga Q3 forign direct investment (FDI) terus meningkat mampu tumbuh 27 persen (yoy). Karena di negara lain orang urungkan perluasan investasi," jelasnya.
Hal ini juga seiring dengan kekuatan pasar domestik yang menjanjikan bagi para investor. Dominasi investasi, menurutnya bagus di sektor industri dan manufaktur. "Selain itu investasi tidak terkonsentrasi di pulau Jawa, tapi di pulau-pulau lain," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :