BEI: Investor tak perlu risau konflik Bumi
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:12 WIB
BEI: Investor tak perlu risau konflik Bumi
A
A
A
Sindonews.com - Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito mengatakan investor tidak usah risau dengan adanya konflik yang terjadi saat ini di Bumi Plc. Hal tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dari sisi kinerja perusahaan hingga pergerakan saham pada BRAU dan BUMI.
"Para investor di Indonesia sudah sangat dewasa dalam menanggapi isu konflik tersebut sehingga dapat menilai sendiri dengan hal tersebut," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Dia menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan apa pun selama konflik tersebut tidak mengganggu manajemen perusahaan BRAU dan BUMI. "Kalau investor yang memegang saham BUMI atau BRAU merasa ragu lebih baik untuk segera melepas kedua saham tersebut," sarannya.
Sebelumnya, adanya isu konflik yang terjadi antara grup Bakrie dan Nathaniel Rothschild (Nat) di tubuh Bumi Plc dalam beberapa waktu ini kembali meningkat. Ada klaim Bumi Plc menerima proposal mereka pada pertemuan Board of Directors (BOD).
Selanjutnya, ditambah pula dengan mundurnya Ari Saptari Hudaya sebagai Non Executive Director Bumi Plc dan Indra Bakrie dari posisinya sebagai Co-Chairman Bumi Plc. Sehingga memunculkan pengaruh konflik itu terhadap dua anak usaha di Indonesia yakni PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
"Para investor di Indonesia sudah sangat dewasa dalam menanggapi isu konflik tersebut sehingga dapat menilai sendiri dengan hal tersebut," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Dia menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan apa pun selama konflik tersebut tidak mengganggu manajemen perusahaan BRAU dan BUMI. "Kalau investor yang memegang saham BUMI atau BRAU merasa ragu lebih baik untuk segera melepas kedua saham tersebut," sarannya.
Sebelumnya, adanya isu konflik yang terjadi antara grup Bakrie dan Nathaniel Rothschild (Nat) di tubuh Bumi Plc dalam beberapa waktu ini kembali meningkat. Ada klaim Bumi Plc menerima proposal mereka pada pertemuan Board of Directors (BOD).
Selanjutnya, ditambah pula dengan mundurnya Ari Saptari Hudaya sebagai Non Executive Director Bumi Plc dan Indra Bakrie dari posisinya sebagai Co-Chairman Bumi Plc. Sehingga memunculkan pengaruh konflik itu terhadap dua anak usaha di Indonesia yakni PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
(gpr)
Lihat Juga :