WIKA targetkan kontrak baru 2013 tumbuh 20%
Jum'at, 14 Desember 2012 - 12:42 WIB
WIKA targetkan kontrak baru 2013 tumbuh 20%
A
A
A
Sindonews.com - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tahun depan menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan, baik laba bersih maupun pendapatan tumbuh 20 persen dibanding tahun ini.
Pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan konstruksi pelat merah tersebut ditopang dari pertumbuhan kontrak baru perseroan, yang ditargetkan pada persentase yang sama.
Sekretaris Perusahan WIKA Natal Argawan Pardede mengatakan, perseroan pada tahun depan akan memperbesar porsi kontrak yang berasal dari pemerintah maupun badan usaha milik negara (BUMN) menjadi total 60 persen, sedangkan sisanya kontrak swasta.
Saat ini, perolehan kontrak baru perseroan masih didominasi dari kontrak swasta yang mencapai 60 persen, sedangkan pemerintah 20 persen dan BUMN sedikit lebih besar, yakni 30 persen.
Dengan adanya peningkatan tersebut, diharapkan mampu berkontribusi pada peningkatan kinerja tahun depan sebesar 20 persen. "Kami pun berharap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja mencapai 20 persen pada 2013. Pertumbuhan itu termasuk kontrak baru, pendapatan dan laba bersih pada tahun depan," kata dia di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Tahun ini, perseroan menargetkan total kontrak baru sebesar Rp16,5 triliun, sehingga dengan target pertumbuhan 20 persen, maka target total kontrak tahun depan diperkirakan sekitar Rp19,8 triliun. Sementara pendapatan perseroan tahun ini ditargetkan senilai Rp16,5 triliun dan laba bersih Rp430 miliar.
Pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan konstruksi pelat merah tersebut ditopang dari pertumbuhan kontrak baru perseroan, yang ditargetkan pada persentase yang sama.
Sekretaris Perusahan WIKA Natal Argawan Pardede mengatakan, perseroan pada tahun depan akan memperbesar porsi kontrak yang berasal dari pemerintah maupun badan usaha milik negara (BUMN) menjadi total 60 persen, sedangkan sisanya kontrak swasta.
Saat ini, perolehan kontrak baru perseroan masih didominasi dari kontrak swasta yang mencapai 60 persen, sedangkan pemerintah 20 persen dan BUMN sedikit lebih besar, yakni 30 persen.
Dengan adanya peningkatan tersebut, diharapkan mampu berkontribusi pada peningkatan kinerja tahun depan sebesar 20 persen. "Kami pun berharap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja mencapai 20 persen pada 2013. Pertumbuhan itu termasuk kontrak baru, pendapatan dan laba bersih pada tahun depan," kata dia di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (13/12/2012) malam.
Tahun ini, perseroan menargetkan total kontrak baru sebesar Rp16,5 triliun, sehingga dengan target pertumbuhan 20 persen, maka target total kontrak tahun depan diperkirakan sekitar Rp19,8 triliun. Sementara pendapatan perseroan tahun ini ditargetkan senilai Rp16,5 triliun dan laba bersih Rp430 miliar.
(rna)
Lihat Juga :