BEI minta BUMI jelaskan audit investigasi Bumi Plc

Minggu, 16 Desember 2012 - 17:15 WIB
BEI minta BUMI jelaskan...
BEI minta BUMI jelaskan audit investigasi Bumi Plc
A A A
Sindonews.com - Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku telah bertemu dan mendesak manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada akhir pekan lalu untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan masalah yang terjadi dengan induk usaha mereka, Bumi Plc.

BEI mendesak agar BUMI segera memberikan penjelasan mengenai audit investigasi yang dilakukan Bumi Plc dan juga mengenai laporan keuangan per September 2012 yang harus diserahkan terakhir pada bulan Desember ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, pihaknya meminta penjelasan kepada manajemen BUMI terkait perkembangan terbaru audit dari BUMI Plc yang diperkirakan akan selesai akhir tahun ini. Dia juga mengatakan jika pihak BUMI berjanji akan menggelar paparan mini segera setelah proses audit selesai. Namun hal ini akan tergantung kepada tim komite auditor yang tidak disebutkan namanya tersebut.

"Kami sudah meminta jika proses audit telah selesai maka secepatnya harus dilaporkan kepada publik," ujar Hoesen di BEI akhir pekan lalu.

Hoesen juga menjelaskan, jika belum akan melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham BUMI karema masalah BUMI berada di pemegang sahamnya Bumi Plc. Kemudian BEI juga mengingatkan agar BUMI melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk menjelaskan rencana tukar guling kepemilikan saham perseroan antara Grup Bakrie dan Bumi Plc.

"Jika memang ada pergantian kepemilikan saham maka harus dilakukan RUPS untuk memberikan penjelasan pada publik," ujarnya.

Sebelumnya Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan investor tidak usah risau dengan adanya konflik yang terjadi saat ini di Bumi Plc. Hal tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dari sisi kinerja perusahaan hingga pergerakan saham pada BRAU dan BUMI.

"Para investor di Indonesia sudah sangat dewasa dalam menanggapi isu konflik tersebut sehingga dapat menilai sendiri dengan hal tersebut," ujarnya

Dia menambahkan, pihaknya tidak akan melakukan tindakan apa pun selama konflik tersebut tidak mengganggu manajemen perusahaan BRAU dan BUMI. "Kalau investor yang memegang saham BUMI atau BRAU merasa ragu lebih baik untuk segera melepas kedua saham tersebut," sarannya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anak Usaha PIEP Rampungkan...
Anak Usaha PIEP Rampungkan Akuisisi Wentworth Resources PLC di Tanzania
ISTN Gelar Workshop...
ISTN Gelar Workshop Praktik Langsung Wiring dan Pemrograman PLC untuk Profesional
Laba UNVR Melonjak 245%,...
Laba UNVR Melonjak 245%, Unilever PLC Optimistis Bisnis di Indonesia Pulih
Jalan Kaki Angkat Bola...
Jalan Kaki Angkat Bola Dunia, Aksi Hari Bumi di Palembang Gaungkan Krisis Lingkungan
Berapa Umur Bumi?
Berapa Umur Bumi?
Apa Dampak Melambatnya...
Apa Dampak Melambatnya Rotasi Bumi bagi Manusia?
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved