ESSA akan siapkan dana USD150 Juta

Minggu, 16 Desember 2012 - 19:58 WIB
ESSA akan siapkan dana...
ESSA akan siapkan dana USD150 Juta
A A A
Sindonews.com - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) akan menyiapkan dana sebesar USD150 juta untuk pengembangan anak usahanya, yakni PT Panca Amara Utama (PAU). Dana tersebut dialokasikan untuk tambahan investasi pembangunan pabrik amoniak di Banggai, Sulawesi Tengah.

Adapun total nilai investasi pembangunan pabrik amoniak berkapasitas produksi 700 ribu metrik ton (MT) tersebut mencapai Rp7,2 triliun. Proyek ini ditargetkan akan mulai konstruksi pada kuartal II tahun depan dan diperkirakan bisa beroperasi secara komersil pada kuartal III/2015.

Direktur Keuangan ESSA Isenta Hioe mengatakan, dari kebutuhan investasi tersebut, perseroan memastikan akan meraih sumber dana dari International Finance Corporation (IFC) sebesar USD500 juta. Dri nilai itu, sebanyak USD100 juta merupakan pinjaman dari IFC, sedangkan USD400 juta akan didapatkan dari pinjaman sindikasi bank yang difasilitasi oleh IFC.

Sementara itu, perseroan masih membutuhkan dana dana sekitar USD250 juta untuk mendanai pembangunan pabrik tersebut. Akhirnya, perseroan mengalihkan penggunaan dana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). "Kami masih harus menambahkan dana investasi dari dana IPO," ujar Issenta di Jakarta, akhir pekan lalu.

Awalnya, 75 persen dana IPO dialokasikan untuk mengembangkan refinery LPG yang akan dilengkapi dengan teknologi baru. Sedangkan sisanya, 25 persen untuk pembayaran utang Bank UOB senilai USD43 juta. Pinjaman tersebut digunakan perseroan untuk mengakuisisi 60 persen saham PAU pada Agustus 2011 lalu.

Perseroan juga akan menambah kekurangan dana investasi dari pihak eksternal, yaitu pinjaman bank, dan melepas kepemilikan melalui mekanisme penerbitan saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Non-HMETD). Sisa kebutuhan pengembangan PAU sebesar USD250 juta. Dengan porsi saham 60 persen di PAU, perseroan perlu menyiapkan USD150 juta.

“Pembiayaannya, akan kami peroleh dari pinjaman bank, kas internal, dan non-HMETD,” ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
Selain Berubah Nama,...
Selain Berubah Nama, PT ESSA Industries Indonesia Tbk Kenalkan Sususan Direksi dan Komisaris Baru
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
38 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved