ELSA optimistis laba bersih tumbuh 389%
Selasa, 18 Desember 2012 - 14:12 WIB
ELSA optimistis laba bersih tumbuh 389%
A
A
A
Sindonews.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) optimistis bisa mencapai pertumbuhan laba bersih konsolidasi yang sangat signifikan pada akhir 2012, yaitu sebesar 389 persen dibandingkan 2011.
Direktur Keuangan ELSA, Sabam Hutajulu menerangkan, capaian tersebut sekaligus memperbaiki kinerja perseroan yang sebelumnya tercatat merugi sepanjang tahun 2011.
"Kinerja laba bersih yang pada 2011 tercatat merugi hingga Rp42,7 miliar tersebut berhasil diperbaiki manajemen dan optimis akan ditutup pada akhir 2012 mencapai Rp123,6 miliar," ujarnya pada acara paparan publik di Graha Elnusa, Selasa (18/12/2012).
Peningkatan laba bersih tersebut, sambung dia, berasal dari pendapatan usaha konsolidasi yang meningkat 6,5 persen dari Rp4,71 triliun pada 2011 dan diestimasikan menembus angka Rp5 triliun pada akhir 2012.
Selain itu, Perseroan juga berhasil memperbaiki struktur biaya, di mana persentase harga pokok penjualan (HPP) konsolidasi dibandingkan pendapatan usaha konsolidasi diestimasikan berhasil ditekan dibawah 90 persen pada 2012 dari sebelumnya berada pada level 94 persen pada 2011.
"Operating expense juga berhasil turun dari 6,5 persen menjadi 5 persen pada akhir 2012. Estimasi pencapaian yang tumbuh tinggi ini didorong oleh perbaikan kinerja di bisnis inti perseroan, yaitu jasa hulu migas yang tumbuh 37 persen," imbuhnya.
Direktur Keuangan ELSA, Sabam Hutajulu menerangkan, capaian tersebut sekaligus memperbaiki kinerja perseroan yang sebelumnya tercatat merugi sepanjang tahun 2011.
"Kinerja laba bersih yang pada 2011 tercatat merugi hingga Rp42,7 miliar tersebut berhasil diperbaiki manajemen dan optimis akan ditutup pada akhir 2012 mencapai Rp123,6 miliar," ujarnya pada acara paparan publik di Graha Elnusa, Selasa (18/12/2012).
Peningkatan laba bersih tersebut, sambung dia, berasal dari pendapatan usaha konsolidasi yang meningkat 6,5 persen dari Rp4,71 triliun pada 2011 dan diestimasikan menembus angka Rp5 triliun pada akhir 2012.
Selain itu, Perseroan juga berhasil memperbaiki struktur biaya, di mana persentase harga pokok penjualan (HPP) konsolidasi dibandingkan pendapatan usaha konsolidasi diestimasikan berhasil ditekan dibawah 90 persen pada 2012 dari sebelumnya berada pada level 94 persen pada 2011.
"Operating expense juga berhasil turun dari 6,5 persen menjadi 5 persen pada akhir 2012. Estimasi pencapaian yang tumbuh tinggi ini didorong oleh perbaikan kinerja di bisnis inti perseroan, yaitu jasa hulu migas yang tumbuh 37 persen," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :