ELnusa perluas bisnis ke sektor energi
Selasa, 18 Desember 2012 - 14:26 WIB
ELnusa perluas bisnis ke sektor energi
A
A
A
Sindonews.com - Untuk pengembangan bisnis ke depan sampai tahun 2017, PT Elnusa Tbk (ELSA) akan mengambil langkah besar untuk mengubah arah bisnis dari industri jasa minyak dan gas (migas) menuju sektor yang lebih luas, yakni industri energi.
Direktur Utama ELSA, Elia Massa menerangkan, strategi yang akan dijalankan perseroan adalah tetap memperkuat jasa migas yang telah ada dengan penciptaaan jenis jasa baru (value creation) dan juga menambah klien baru secara selektif (customer-based expansion).
"Untuk strategi ini, bisnis oilfield services yang ada akan didorong menjadi salah satu growth driver perseroan," terang Elia pada acara paparan publik di Graha Elnusa, Selasa (18/12/2012).
Seiring dengan itu, sambung dia, untuk meningkatkan recurring income, perseroan juga akan melakukan pengembangan bisnis baru di bidang jasa energi yang memiliki profil low to medium risk.
"Dengan demikian perseroan diharapkan mendapatkan sustainable income (pendapatan yang berkesinambungan) dalam jangka panjang," kata dia.
Sementara, dia menambahkan, setelah berhasil melakukan tahapan turnaround (perubahan arah usaha), perseroan siap melangkah untuk pertumbuhan yang lebih solid.
Optimisme perseroan itu sendiri, papar Elia, mengingat kesempatan dalam bisnis jasa energi yang masih terbuka luas dan terdapat beberapa bisnis baru, yang mungkin dikembangkan perseroan masih sangat menjanjikan dari segi potensi dan pertumbuhannya.
Bisnis baru dan jasa di bidang energi yang dimaksud, meliputi bisnis marine support services, logistics for oil & gas, operation & maintenance (O&M), dan independent power plant (IPP).
"Namun kami tidak akan masuk dalam bisnis energi panas bumi maupun solar cell karena biaya pengembangannya masih tergolong cukup mahal bagi Elnusa," tuturnya.
Direktur Utama ELSA, Elia Massa menerangkan, strategi yang akan dijalankan perseroan adalah tetap memperkuat jasa migas yang telah ada dengan penciptaaan jenis jasa baru (value creation) dan juga menambah klien baru secara selektif (customer-based expansion).
"Untuk strategi ini, bisnis oilfield services yang ada akan didorong menjadi salah satu growth driver perseroan," terang Elia pada acara paparan publik di Graha Elnusa, Selasa (18/12/2012).
Seiring dengan itu, sambung dia, untuk meningkatkan recurring income, perseroan juga akan melakukan pengembangan bisnis baru di bidang jasa energi yang memiliki profil low to medium risk.
"Dengan demikian perseroan diharapkan mendapatkan sustainable income (pendapatan yang berkesinambungan) dalam jangka panjang," kata dia.
Sementara, dia menambahkan, setelah berhasil melakukan tahapan turnaround (perubahan arah usaha), perseroan siap melangkah untuk pertumbuhan yang lebih solid.
Optimisme perseroan itu sendiri, papar Elia, mengingat kesempatan dalam bisnis jasa energi yang masih terbuka luas dan terdapat beberapa bisnis baru, yang mungkin dikembangkan perseroan masih sangat menjanjikan dari segi potensi dan pertumbuhannya.
Bisnis baru dan jasa di bidang energi yang dimaksud, meliputi bisnis marine support services, logistics for oil & gas, operation & maintenance (O&M), dan independent power plant (IPP).
"Namun kami tidak akan masuk dalam bisnis energi panas bumi maupun solar cell karena biaya pengembangannya masih tergolong cukup mahal bagi Elnusa," tuturnya.
(rna)
Lihat Juga :