UNSP catat penurunan laba bersih 99%
Rabu, 19 Desember 2012 - 11:37 WIB
UNSP catat penurunan laba bersih 99%
A
A
A
Sindonews.com - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) sepanjang sembilan bulan tahun ini mencatat penurunan laba bersih periode berjalan mencapai 99,26 persen menjadi Rp5,25 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp713,42 miliar.
Dari keterangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/12/2012) disampaikan bahwa menurunnya laba bersih periode berjalan seiring menurunnnya penjualan bersih pada periode tersebut.
Meski perseroan berhasil mengurangi beban pokok penjualan, namun per akhir kuartal III tahun ini, penjualan perseroan tercatat turun 29,34 persen menjadi Rp2,36 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,34 triliun. Sementara, beban pokok perseroan berkurang menjadi Rp1,59 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,12 triliun.
Laba kotor perseroan tercatat turun menjadi Rp775,32 miliar dari kuartal III tahun lalu Rp1,24 triliun. Adapun laba bersih periode berjalan perseroan tergerus signifikan dalam sembilan bulan tahun ini juga ditopang dari naiknya rugi selisih kurs menjadi Rp148,5 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp115,69 miliar.
Sementara kas dan setara kas pada akhir kuartal III/2012 tercatat naik menjadi Rp306,02 miliar dari perode yang sama tahun lalu Rp213,37 miliar. Sedangkan total utang dan ekuitas tercatat meningkat menjadi Rp19,7 triliun dibanding akhir tahun lalu senilai Rp18,7 triliun.
Dari keterangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/12/2012) disampaikan bahwa menurunnya laba bersih periode berjalan seiring menurunnnya penjualan bersih pada periode tersebut.
Meski perseroan berhasil mengurangi beban pokok penjualan, namun per akhir kuartal III tahun ini, penjualan perseroan tercatat turun 29,34 persen menjadi Rp2,36 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,34 triliun. Sementara, beban pokok perseroan berkurang menjadi Rp1,59 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,12 triliun.
Laba kotor perseroan tercatat turun menjadi Rp775,32 miliar dari kuartal III tahun lalu Rp1,24 triliun. Adapun laba bersih periode berjalan perseroan tergerus signifikan dalam sembilan bulan tahun ini juga ditopang dari naiknya rugi selisih kurs menjadi Rp148,5 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp115,69 miliar.
Sementara kas dan setara kas pada akhir kuartal III/2012 tercatat naik menjadi Rp306,02 miliar dari perode yang sama tahun lalu Rp213,37 miliar. Sedangkan total utang dan ekuitas tercatat meningkat menjadi Rp19,7 triliun dibanding akhir tahun lalu senilai Rp18,7 triliun.
(rna)
Lihat Juga :